Kamis, 19 Januari 2017

Sejumlah penyakit kini dapat diketahui hanya dari nafas seseorang

Rabu, 11 Januari 2017 11:05

Ilustrasi (sumber: Futura Science) Ilustrasi (sumber: Futura Science)
Ayo berbagi!

Sejumlah peneliti dari Technion Institute of Technology telah menciptakan sebuah microchip yang dapat mendeteksi 17 penyakit dari nafas pasien, termasuk beberapa jenis penyakit kanker juga penyakit Parkinson. Tingkat keakuratan deteksi ini hingga 86 persen.

Sebagaimana dilaporkan oleh Ouest-France, dalam pengembangan alat diagnostik ini, para peneliti dari Israel tersebut telah berfokus pada upaya deteksi sejumlah senyawa organik mudah mudah menguap atau volatile organic compounds (VOC). Molekul senyawa ini dapat ditemukan dalam darah, urin, feses dan juga dalam nafas manusia. 

Cara kerjanya adalah dengan mengetahui jumlah dan jenis VOC yang dikeluarkan sehingga memberikan indikasi metabolisme dan tingkat kesehatan seseorang. Dengan penggunaan perangkat chip yang mengandung nanopartikel terdiri dari emas, maka sejumlah sensor yang dipasang dapat menganalisa kehadiran jenis senyawa yang terkandung dan dapat dikaitkan dengan adanya indikasi penyakit tertentu. 

Di antara penyakit yang dapat dideteksi adalah: kanker paru-paru, kanker usus, kanker di leher dan kepala, di ovarium, kandung kemih, prostat, ginjal dan juga di lambung.Selain itu penyakit Crohn, ulcerative colitis, haemorrhagic syndrome, irritable bowel syndrome, penyakit Parkinson, multiple sclerosis, jenis hipertensi tertentu, pre-eclampsia, dan penyakit ginjal kronis. 

Dalam pengembangan alat pendeteksi penyakit ini, para pengembang meneliti 2808 sampel nafas yang diambil dari 1404 orang. Dengan memeriksa ulang semua hasil, terdapat 17 senyawa VOC yang dikaitkan dengan jenis enyakit tertentu. Chip yang digunakan juga tergolong sangat akurat, dengan tingkat efisiensi hingga 86 persen. 

Dikabarkan bahwa penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengetahui apa pendekatan serupa dapat dilakukan untuk mendeteksi sejumlah penyakit lainnya. Diperkirakan bahwa penggunaan chip ini ke depan dapat menjadi alat diagnostik sederhana dan murah untuk digunakan. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-Ma

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar