Rabu, 18 Oktober 2017

Pemerintah diminta tegas tindak upaya makar, termasuk pada OPM

Rabu, 11 Januari 2017 11:20

Ilustrasi. Foto: ist Ilustrasi. Foto: ist
Ayo berbagi!

Pemerintah Indonesia diminta harus lebih tegas terhadap kelompok apapun yang sudah tegas dan jelas menyatakan makar kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Hal itu disampaikan anggota Komisi I DPR RI, Sukamta dalam Rapat Paripurna Masa Sidang II Tahun Sidang 2016-2017, Selasa (10/1).

“Kami ingin dari Komisi I mengimbau kepada pemerintah untuk bisa lebih tegas lagi kepada OPM dan kelompok yang sudah tegas makar kepada NKRI. Perlu untuk ditindak karena sudah masuk ke ranah pidana, bukan hanya statement,” jelas Sukamta.

Seperti diinformasikan melalui laman resmi DPR, Selasa (11/1), politisi PKS ini menilai ada tiga persoalan utama yang menyebabkan OPM termasuk dalam kelompok yang jelas berbuat makar di NKRI.

Pertama, sebut Sukamta, terkait dengan pengibaran bendera OPM di KJRI Melbourne, Australia. Kedua, adanya pembakaran Bendera Merah Putih oleh OPM yang bahkan di jejaring media sosial video (youtube) dan masih dibiarkan oleh pemerintah. Ketiga, adanya perencanaan makar oleh OPM.

“Jangan sampai yang nyata-nyata makar dibiarkan, sementara ada orang yang baru dianggap punya rencana makar sudah ditindak. Jadi saya kira perlu tegas terhadap siapapun yang menentang NKRI,” tegas Sekretaris Fraksi PKS DPR RI ini.

Sebagaimana diberitakan, pengibaran bendera OPM di KJRI Melbourne dilakukan pada Jumat, 6 Januari 2017. Terjadi penerobosan (trespassing) oleh seseorang ke kantor perwakilan politik Indonesia di negeri Kangguru tersebut untuk mengibarkan Bendera Bintang Kejora OPM.

Selain itu, adanya anggota OPM menayangkan video pembakaran Bendera Merah Putih yang diunggah di youtube pada 26 Mei 2016 silam. Bahkan, Pimpinan Panglima Tinggi OPM Goliath Tabuni pada Minggu (8/1) lalu telah menyatakan siap perang dengan militer Indonesia untuk Papua Merdeka. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar