Senin, 27 Februari 2017

Komisi IX DPR RI pertanyakan janji pemerintah berikan 10 juta lapangan kerja

Rabu, 11 Januari 2017 16:12

Foto: Reporter Elshinta.com, Doddy Handoko. Foto: Reporter Elshinta.com, Doddy Handoko.
Ayo berbagi!

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf melalui forum rapat paripurna yang digelar pada Selasa (10/1) menyampaikan beberapa hal yang amat genting bagi stabilitas Indonesia pada tahun 2017 yaitu beban hidup rakyat yang semakin berat.

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf mengatakan pemerintah telah mengeluarkan berbagai paket kebijakan ekonomi untuk memperbaiki nasib rakyat, tapi realitanya tidak sesuai harapan. Data BPS 2016 menyebutkan angka pengangguran masih tetap tinggi yaitu 7 juta orang.

" DPR harus mengingatkan pemerintah bahwa janji menyediakan 10 juta lapangan pekerjaan merupakan prioritas yang sangat penting. Karena pengangguran menyebabkan kemiskiban, instabilitas kemanan, rentannya gesekan horizontal di masyarakat," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).

Menurutnya, jutaan orang yang menganggur jika tidak segera mendapatkan pekerjaan akan mudah terjerumus kepada hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya adalah menyebarkan berbagai hoax di media sosial.

"Orang yang menganggur adalah orang yang lapar, mereka mudah termakan oleh berbagai hoax. Maka percuma jika pemerintah gencar memerangi hoax tapi tidak gencar menyelesaikan pengangguran," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data BPS 2016, penduduk yang bekerja di sektor pertanian turun dari 40,12 juta orang menjadi 38,29 juta orang begitu pula  yang bekerja di sektor industri juga mengalami penurunan dari 16,38 juta orang menjadi 15,97 juta orang. Artinya, sektor pertanian dan industri tidak mampu lagi menyerap para pengangguran. Ini kondisi bahaya karena semestinya pengangguran bisa terserap di kedua sektor tersebut. (Dody/Anj)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar