Selasa, 17 Januari 2017

Komisi I DPR RI minta pengibaran bendera OPM di Melbourne diusut tuntas

Rabu, 11 Januari 2017 18:56

Foto: Reporter Elshinta.com, Doddy Handoko. Foto: Reporter Elshinta.com, Doddy Handoko.
Ayo berbagi!

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafidz meminta kasus pengibaran bendera OPM di kantor konsulat Jenderal Indonesia di Melbourne, Australia, diusut tuntas.

“Saya berharap pemerintah Australia mengusut tuntas siapa sebenarnya yang ada di balik kasus pengibatan bendera OPM tersebut. Dengan tegas disini saya meminta pemerintah Australia menghormati kedaulatan Indonesia, dan mencoba menghentikan setiap aksi-aksi yang memang dapat mencederai kedaulatan Indonesia,”katanya  di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).

Dia melihat pemerintah sudah cukup tegas atas kasus ini. Hanya saja menurutnya, perlu diintensifkan lagi komunikasi dengan kedutaan besar Australia. Agar Australia juga betul-betul menganggap bahwa ini masalah serius untuk kedua Negara.

Ia meminta pemerintah bukan menganggap insiden ini sebagai peristiwa yang kecil. Terlebih lagi dalam waktu berdekatan terjadi peristiwa sebelumnya antara TNI dengan Militer Australia. 

“Jadi saya berharap peristiwa-peristiwa ini ditanggapi dengan hati-hati dan keseriusan. Diusut tuntas dan diambil tindakan tegas terhadap pelaku,”ucapnya.

Meski demikian, ia berharap tidak ada ketegangan yang berlebihan dari hubungan kedua Negara ini. Karena bagaimanapun juga Indonesia dan Australia adalah Negara tetangga. Dia yakin bahwa Australia akan beritikad baik. Hal itu juga terlihat dari permintaan maaf pemerintah

Australia terkait pengibaran bendera Bintang Kejora tersebut. Pemerintah Australia diharap dapat melakukan proteksi terhadap kantor Kedubes Indonesia. Sebagaimana juga pengamanan super ketat yang dilakukan Indonesia terhadap kedutaan-kedutaan besar Negara lain yang ada di Indonesia jika terjadi demontrasi di dalam negeri. (Dody/Anj)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar