Selasa, 26 September 2017

Djarot harapkan Pilkada tanpa kekerasan

Rabu, 11 Januari 2017 19:37

Ayo berbagi!

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengharapkan pemilihan kepala daerah (pilkada) dapat berlangsung aman, lancar dan tanpa kekerasan.

"Kita betul-betul ingin, negara, pemerintah bisa menjamin bahwa pilkada itu berlangsung aman, lancar dan tanpa tindak kekerasan," kata Djarot, di Jakarta, Rabu (11/1).

Dia mengatakan pihaknya mempercayakan penyelesaian kasus pengeroyokan salah satu relawan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat kepada pihak kepolisian.

Relawan yang dikeroyok itu adalah Widodo yang juga Wakil Ketua Ranting Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kelurahan Jelambar, Jakarta Barat.

Djarot berharap kasus pengeroyokan dapat segera diselesaikan sesuai proses hukum.

"Kami percayakan betul pada proses hukum. Negara kita itu negara hukum," tuturnya.

Pada Jumat malam (6/1), saat sedang duduk di warung, Widodo tiba-tiba dihampiri dan dikeroyok sejumlah orang di Jalan Jelambar Utama, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Pihak kepolisian sedang mengusut masalah pengeroyokan itu.

"Jadi saya cuma minta ke kepolisian, agar betul-betul fokus dan serius untuk menyelesaikan (kasus pengeroyokan) secara tuntas, termasuk kalau seumpama ada dalang di belakang itu. Karena sekali lagi, seperti yang saya katakan, ini pasti terkait pilkada. Karena siangnya saya ke sana (blusukan)," ujar Djarot.

Djarot meminta kepada tim kampanye untuk melaporkan persoalan pengeroyokan itu ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta. "Saya sudah minta kepada tim kampanye untuk dilaporkan kepada Bawaslu. Jadi dua hal itu nanti, menyangkut masalah pidana umum, dan pilkada," tuturnya. (Ant)

Masih ada lagi informasi Pilgub DKI Jakarta 2017 menarik untuk anda, klik disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar