Senin, 18 Juni 2018 | 18:16 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Penanganan banjir masih terkendala warga bantaran kali

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto sumber detik
Foto sumber detik
<p>Penanganan banjir di Ibu Kota hingga kini masih terkendala warga yang tinggal di bantaran. Imbasnya program normalisasi kali, sungai dan waduk belum bisa berjalan maksimal.</p><p>"Memang tidak bisa 100 persen. Belum sempurna karena saya mendapat laporan di sejumlah sungai belum semua dinormalisasi," kata Sumarsono, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/1), seperti dikutip <i>Berita Jakarta.</i></p><p>Meski demikian, pria yang akrab disapa Soni ini menilai penanganan banjir saat ini sudah lebih baik dari tahun sebelumnya. Mengingat berbagai langkah antisipasi banjir telah dilakukan dari jauh-jauh hari.</p><p>"Saya optimis, walau tingkat curah hujan tinggi, upaya yang dilakukan sebelumnya bisa mengatasi banjir," ujarnya.</p><p>Ditabahkan Soni, persoalan hukum juga menjadi salah satu pemicu penanganan banjir menjadi terhambat. Misalnya gugatan yang diajukan warga Bukit Duri ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).</p><p>"Pada hakekatnya sudah benar kembali pada normalisasi," tandasnya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 18:06 WIB

Pertamina resmikan SPBU ke-12 di Tanah Karo

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 17:34 WIB

Presiden Jokowi momong cucu di pusat belanja Bogor

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 17:22 WIB

Tol Palikanci dan Cipali mulai padat

Film | 18 Juni 2018 - 17:11 WIB

Incredibles 2 raih rekor debut box office

Aktual Pemilu | 18 Juni 2018 - 16:51 WIB

KPU Tanjungpinang tetapkan DPS 144.597 orang

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com