Sabtu, 23 Juni 2018 | 11:53 WIB

Daftar | Login

/

Kemenang beri sanksi pegawai KUA yang lakukan pungli

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Foto: Ilustrasi elshinta.com
Foto: Ilustrasi elshinta.com
<p>Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Jawa Timur memastikan akan memberikan sanksi kepada oknum pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) yang terbukti melakukan pungutan liar (pungli) pada warga yang hendak menikah.</p><p> "Pungli merupakan bentuk perbuatan terlarang yang kini sedang diperangi pemerintah. Jika ada oknum yang melakukan itu, jelas akan kita beri sanksi," kata Kepala Kemenag Pamekasan Moh Shodiq di Pamekasan, Rabu (11/1), menanggapu adanya oknum KUA yang dilaporkan masyarakat melakukan praktik terlarang itu ke Kemenag Pamekasan.</p><p> Shodiq agar masyarakat memberitahukan secara langsung kepada dirinya, apabila ada oknum bawahannya melakukan pungli.</p><p> Ia berjanji, akan merahasiakan identitas pelapor, dan oknum yang melakukan praktik tidak terpuji itu akan diberi sanksi tegas.</p><p> Dalam laporan yang disampaikan sekelompok masyarakat ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan itu dijelaskan, bahwa pungutan liar yang dilakukan oknum petugas KUA dalam setiap kegiatan pernikahan itu, antara Rp500 ribu hingga Rp600 ribu.</p><p> Pungutan itu dilakukan petugas, apabila masyarakat mengundang petugas pencatat nikah, untuk menikahkan calon pasangan suami istri di rumah mereka, serta mengurus administrasi akta nikah.</p><p> Laporan praktik pungli lainnya yang juga disampaikan masyarakat ke Kantor Kementerian Agama Pamekasan itu adalah pada pembuatan nomor register guru (NRG).</p><p> Para guru dipersulit untuk untuk mendapatkan nomor register, jika tidak memberikan "uang pelicin" kepada oknum petugas.</p><p> Terkait dengan praktik pungli pada pengurusan NRG ini, Kepala Kemenag Moh Shodiq mengatakan, akan melakukan pemeriksaan internal kepada masing-masing pegawai yang mengurus bidang pendidikan di Kantor Kementerian Agama Pamekasan.</p><p> "Yang jelas, semua praktik pungli merupakan perbuatan terlarang dan tidak boleh dibiarkan," katanya, menegaskan. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 23 Juni 2018 - 11:47 WIB

Korban gigitan monyet di Bekasi bertambah

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 11:23 WIB

Banjir bandang tidak pengaruhi aktivitas kereta api di Banyuwangi

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 11:11 WIB

Jusuf Kalla terima penganugerahan gelar doktor kehormatan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com