Kamis, 21 Juni 2018 | 11:26 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Unjuk Rasa di Kantor Konsulat Jenderal RI Melbourne, Satu Orang Ditahan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
<p>Sekitar 30 orang lebih dari simpatisan gerakan seperatis Papua Barat berunjuk rasa, Rabu pagi (11/01) di kantor KJRI Melbourne dan seorang diantaranya kemudian ditahan polisi.</p><p>Unjuk rasa yang diberi nama Rally for West Papua digelar hari Rabu pagi (11/01) di depan kantor KJRI Melbourne di kawasan Albert Park.</p><p>Informasi unjuk rasa pertama kali didapatkan Australia Plus dari sebuah 'Event' Facebook. </p><p>Disebutkan acara ini digelar oleh organisasi <em>People Need Houses</em>, yang secara rutin mengkampanyekan masalah tunawisma dan perumahan sosial di Australia.</p><p>Australia Plus telah mencoba mengirimkan pesan kepada organisasi tersebut untuk mencari tahu apa yang membuat mereka tertarik dengan isu Papua Barat, namun belum mendapat balasan.</p><p>Dalam halaman Facebook tersebut disebutkan 159 orang tertarik untuk datang dan 572 orang yang diundang. Dari pantauan di lapangan, ada 30 orang lebih yang hadir ke unjuk rasa tersebut.</p><div class="view-image-embed-full" > <div class="view-richTallCaptionByline linked" > <figure> <div class="component comp-image"> <img src="http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175672-16x9-thumbnail.jpg?v=3" data-sizes="auto" data-src="http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175672-16x9-thumbnail.jpg?v=3" data-srcset="http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175672-16x9-thumbnail.jpg?v=3 160w, http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175672-16x9-small.jpg?v=3 220w, http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175672-16x9-medium.jpg?v=3 460w, http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175672-16x9-large.jpg?v=3 700w " title="Salah satu spanduk yang dibentangkan depan kantor KJRI Melbourne dan tumpahan cat merah" alt="Salah satu spanduk yang dibentangkan depan kantor KJRI Melbourne dan tumpahan cat merah" class="lazyload" data-expand="0" /> </div> <figcaption> <div class="caption">Salah satu spanduk yang dibentangkan depan kantor KJRI Melbourne dan tumpahan cat merah</div> <div class="comp-rich-text credit clearfix" id="comp-rich-text7" > <p>Foto: ABC, Erwin Renaldi</p> </div> </figcaption> </figure> </div> </div><p>Namun kemudian di lapangan tidak diketahui pasti siapa yang menggelar unjuk rasa di kantor KJRI yang berada di kawasan Queens Road. </p><p>Tidak ada pula yang mengaku datang dari organisasi <em>People Need Houses</em>.</p><p>"Saya bukan dari organisasi mana pun, datang kesini setelah mendapat telepon dari teman diajak datang ke unjuk rasa. Sepertinya ada beberapa organisasi," ujar salah seorang yang datang ke unjuk rasa kepada Erwin Renaldi dari ABC Australia Plus Indonesia. </p><div class="view-image-embed-full" > <div class="view-richTallCaptionByline linked" > <figure> <div class="component comp-image"> <img src="http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175682-16x9-thumbnail.jpg?v=5" data-sizes="auto" data-src="http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175682-16x9-thumbnail.jpg?v=5" data-srcset="http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175682-16x9-thumbnail.jpg?v=5 160w, http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175682-16x9-small.jpg?v=5 220w, http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175682-16x9-medium.jpg?v=5 460w, http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175682-16x9-large.jpg?v=5 700w " title="Kepolisian Victoria dan Kepolisian Australia Federal berjaga di depan kantor KJRI Melbourne" alt="Kepolisian Victoria dan Kepolisian Australia Federal berjaga di depan kantor KJRI Melbourne" class="lazyload" data-expand="0" /> </div> <figcaption> <div class="caption">Kepolisian Victoria dan Kepolisian Australia Federal berjaga di depan kantor KJRI Melbourne</div> <div class="comp-rich-text credit clearfix" id="comp-rich-text8" > <p>Foto: ABC, Erwin Renaldi</p> </div> </figcaption> </figure> </div> </div><p>Mereka mulai menggelar unjuk rasa dengan membentangkan beberapa spanduk sekitar pukul 11:00 pagi waktu Melbourne, terlambat satu jam dari rencana semula. </p><p>Sementara sejumlah anggota dari kepolisian negara bagian Victoria dan kepolisian federal Australia, atau AFP, telah menjaga ketat kantor KJRI baik dari bagian depan dan pintu belakang. </p><p>Unjuk rasa dimulai dengan menyanyikan beberapa lagu, diantaranya terdengar dalam bahasa Papua. </p><div class="view-image-embed-full" > <div class="view-richTallCaptionByline linked" > <figure> <div class="component comp-image"> <img src="http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175668-16x9-thumbnail.jpg?v=3" data-sizes="auto" data-src="http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175668-16x9-thumbnail.jpg?v=3" data-srcset="http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175668-16x9-thumbnail.jpg?v=3 160w, http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175668-16x9-small.jpg?v=3 220w, http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175668-16x9-medium.jpg?v=3 460w, http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175668-16x9-large.jpg?v=3 700w " title="Salah satu orator utama dalam unjuk rasa gerakan separatis Papua adalah Jacob Rumbiak dari Uniter Liberation Movement for West Papua" alt="Salah satu orator utama dalam unjuk rasa gerakan separatis Papua adalah Jacob Rumbiak dari Uniter Liberation Movement for West Papua" class="lazyload" data-expand="0" /> </div> <figcaption> <div class="caption">Jacob Rumbiak dari United Liberation Movement for West Papua, salah satu orator utama dalam unjuk rasa gerakan separatis Papua di Melbourne</div> <div class="comp-rich-text credit clearfix" id="comp-rich-text9" > <p>Foto: ABC, Erwin Renaldi</p> </div> </figcaption> </figure> </div> </div><p>Jacob Rumbiak, dari organisasi United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dalam orasinya merujuk pada kejadiaan saat seorang warga Australia naik ke atas gedung kantor KJRI Melbourne pekan lalu (6/11) dan membentangkan bendera kelompok separatis Papua. </p><p>Ia jmengutip laporan jika kejadian tersebut telah menyulut kemarahan dari pemerintah Indonesia dan Menlu RI, Retno Marsudi meminta pemerintah Australia untuk menemukan, menangkap, dan memenjarakan pelakunya.</p><p>Presiden Joko Widodo juga memberikan pernyataan yang sama dengan Menlu Retno, bahwa "penerobosan di gedung KJRI di Melbourne merupakan tindakan kriminal".</p><p>Sementara pihak Kedutaan Besar Indonesia di Canberra telah menjelaskan kepada Australia Plus mengapa tindakan tersebut menjadi kriminal, <a class="external" href="http://www.australiaplus.com/indonesian/berita/patroli-keamanan-kjri-ditingkatkan/8170698" target="_blank" title="">karena termasuk pelanggaran <em>trespassing</em></a>.</p><p>"Kami mendapat keterangan dari Polisi Federal Australia (AFP) bahwa perbuatannya telah melanggar hukum <em>trespassing</em>, yakni melanggar masuk ke properti milik orang lain tanpa izin." kata Sade Bimantara kepada Erwin Renaldi dari Australia Plus Indonesia, hari Senin (9/01).</p><p>Dalam hukum di negara bagian Victoria, tindakan menerobos properti orang lain bisa dituntut dengan hukuman maksimal enam bulan penjara dan denda senilai $2.500, atau lebih dari Rp 25 juta.</p><p>"Ucapan menlu itu tidak adil. Kejadian yang dilakukan warga Australia itu untuk menyoroti masuknya pemerintah Indonesia ke kawasan Papua Barat pada tahun 1961," ujar Jacob. </p><p>"Yang menjadi kriminal seharusnya adalah Indonesia, negara-negara lain, dan badan PBB yang telah membiarkan ribuan rakyat Papua Barat diculik dan dibunuh."</p><p>Jacob adalah aktivis asal Papua Barat yang telah mengasingkan diri di Australia, setelah menjadi tahanan politik selama sepuluh tahun di Indonesia.</p><p>Tak lama berselang salah satu pengunjuk rasa perempuan mencoba mendobrak gerbang kantor KJRI sambil berteriak 'free West Papua'. Anggota polisi Victoria dengan sigap langsung menggotong pelaku sambil meminta keterangan, sebelumnya akhirnya ia bisa bergabung kembali dengan pengunjuk rasa lainnya.</p><div class="view-image-embed-full" > <div class="view-richTallCaptionByline linked" > <figure> <div class="component comp-image"> <img src="http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175654-16x9-thumbnail.jpg?v=2" data-sizes="auto" data-src="http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175654-16x9-thumbnail.jpg?v=2" data-srcset="http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175654-16x9-thumbnail.jpg?v=2 160w, http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175654-16x9-small.jpg?v=2 220w, http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175654-16x9-medium.jpg?v=2 460w, http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175654-16x9-large.jpg?v=2 700w " title="Salah satu pengunjuk rasa dimintai keterangan setelah mencoba menerobos masuk gerbang KJRI" alt="Salah satu pengunjuk rasa dimintai keterangan setelah mencoba menerobos masuk gerbang KJRI" class="lazyload" data-expand="0" /> </div> <figcaption> <div class="caption">Seorang pengunjuk rasa perempuan dimintai keterangan setelah mencoba menerobos masuk gerbang KJRI</div> <div class="comp-rich-text credit clearfix" id="comp-rich-text10" > <p>Foto: ABC, Erwin Renaldi</p> </div> </figcaption> </figure> </div> </div><p>Ada sekitar lima orang yang memberikan orasi dalam unjuk rasa tersebut, termasuk seorang pengunjuk rasa berkebangsaan Australia yang merujuk pada insiden baru-baru ini di pusat pelatihan militer Australia di Perth. Ia pun menjelaskan apa itu 'Pancagila' dari persepsi dirinya sendiri soal Papua Barat. </p><p>Sekitar pukul 12:00 unjuk rasa selesai, ditutup dengan menyanyikan sejumlah lagu bersama sambil meneriakkan slogan "Papua Merdeka", dan salah satu pengunjuk rasa berteriak, "jangan lupa, teriakkan juga Maluku merdeka".</p><p>Setelah unjuk rasa bubar, kepolisian Victoria menahan satu pengunjuk rasa dan memasukkannya ke dalam mobil polisi. </p><div class="view-image-embed-full" > <div class="view-richTallCaptionByline linked" > <figure> <div class="component comp-image"> <img src="http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175680-16x9-thumbnail.jpg?v=3" data-sizes="auto" data-src="http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175680-16x9-thumbnail.jpg?v=3" data-srcset="http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175680-16x9-thumbnail.jpg?v=3 160w, http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175680-16x9-small.jpg?v=3 220w, http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175680-16x9-medium.jpg?v=3 460w, http://www.australiaplus.com/cm/rimage/8175680-16x9-large.jpg?v=3 700w " title="Kepolisian Victoria menahan salah satu pengunjuk rasa di KJRI Melbourne" alt="Kepolisian Victoria menahan salah satu pengunjuk rasa di KJRI Melbourne" class="lazyload" data-expand="0" /> </div> <figcaption> <div class="caption">Kepolisian Victoria menahan salah satu pengunjuk rasa di KJRI Melbourne</div> <div class="comp-rich-text credit clearfix" id="comp-rich-text11" > <p>Foto: ABC, Erwin Renaldi</p> </div> </figcaption> </figure> </div> </div><p>Beredar informasi jika alasan penangkapan pria tersebut karena telah melumuri dinding di gerbang kantor KJRI dengan cat merah. Sementara sejumlah polisi yang bertugas di kantor KJRI tidak bisa memberikan keterangan.</p><p>Sejumlah pengunjuk rasa telah melumuri tangan dan tubuh mereka dengan cat berwarna merah. </p><p>Sebelum unjuk rasa dimulai, polisi telah berulang kali memperingatkan pengunjuk rasa untuk tidak menghalangi jalan umum, tidak mengotori, dan merusak properti milik umum atau pun properti individual.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 11:15 WIB

Kapolres Langkat nobar debat publik paslon Gubsu di Pospam

Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 10:57 WIB

Spanduk kontroversi tamasya Almaidah muncul jelang Pilgubsu 2018

Kecelakaan | 21 Juni 2018 - 10:44 WIB

Panglima TNI-Kapolri kunjungi korban KM Sinar Bangun

Ekonomi | 21 Juni 2018 - 10:29 WIB

Rupiah Kamis pagi tercatat Rp14.010

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 10:15 WIB

Enam pesan Permampu jelang Pilkada 2018

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

Minggu, 10 Juni 2018 - 07:52 WIB

Dishub imbau pemudik waspadai jalur rawan macet

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com