Selasa, 19 Juni 2018 | 04:06 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Presiden Duterte perintahkan pembagian alat kontrasepsi gratis

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, memerintahkan pembagian alat kontrasepsi gratis kepada sekitar enam juta perempuan yang tidak bisa mendapatkannya.</p><p>Tujuannya adalah untuk mencegah peningkatan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan, khususnya di kalangan kelompok miskin.</p><p>Bagaimanapun langkah ini tampaknya akan ditentang oleh sejumlah penganut Katolik, yang merupakan mayoritas di negara tersebut. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-37796183">Presiden Filipina Duterte: Tuhan perintahkan saya untuk berhenti memaki</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah-38457663">Leila de Lima, perempuan penantang Presiden Filipina Rodrigo Duterte</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-38458848">Presiden Duterte ancam 'lempar para koruptor dari helikopter</a>'</li> </ul><p>Menteri Perencanaan Ekonomi, Ernesto Pernia, mengatakan upaya meningkatkan ketersediaan alat kontrasepsi untuk menjamin &quot;kebutuhan yang tidak dipenuhi dalam keluarga berenana&quot; dan amat penting dalam mengurangi kemiskinan. </p><p>Pemerintah Filipina menerapkan sasaran penurunan tingkat kemiskinan dari 21,6% pada tahun 2015 menjadi 13% hingga 14% pada masa akhir kepemimpinan Duterte tahun 2022 mendatang. </p><h3>Peningkatan keluarga berencana</h3><p>Diperkirakan enam juta perempuan Filipina menginginkan alat kontrasepsi namun tidak bisa mendapatkannya.</p><p>Perintah eksekutif Duterte, seperti dilaporkan kantor berita <em>Associated Press</em>, menyebutkan sedikitnya dua juta perempuan akan mendapat akses atas alat kontrasepsi pada 2018 dan sisanya menyusul. </p><p>Selain itu badan-badan pemerintah juga diperintahkan mengidentifikasi pasangan-pasangan yang belum memenuhi program keluarga berencana dan melakukan mobilisasi pada tingkat kampung untuk meningkatkan keluarga berencana.</p><p>Badan Kependudukan PBB tahun lalu mengatakan Filipina merupakan satu-satunya negara di Asia Pasifik dengan tingkat kehamilan di kalangan remaja yang meningkat dalam dua dekade belakangan. </p><p>Jumlah penduduk Filipina saat ini mencapai 104 juta dengan tingkat pertumbuhan sekitar 1,7%.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 18 Juni 2018 - 21:53 WIB

KPU RI ingatkan pakta integritas harus dilaksanakan

Asia Pasific | 18 Juni 2018 - 21:45 WIB

Beijing batasi kendaraan bermotor

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 21:26 WIB

90.000 kendaraan kembali lalui Jakarta-Cikampek

Bencana Alam | 18 Juni 2018 - 20:48 WIB

Warga ikut padamkan kebakaran hutan TNRAW

Kecelakaan | 18 Juni 2018 - 20:33 WIB

KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com