Rabu, 20 September 2017

Solusi Aktifkan Kartu BPJS yang Terblokir Akibat Telat Bayar

Kamis, 12 Januari 2017 16:00

courtesy https://www.cermati.com/artikel/solusi-aktifkan-kartu-bpjs-yang-terblokir-akibat-telat-bayar courtesy https://www.cermati.com/artikel/solusi-aktifkan-kartu-bpjs-yang-terblokir-akibat-telat-bayar
Ayo berbagi!

Penggunaan fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menunjukkan angka yang cukup tinggi selama beberapa waktu belakangan ini. Sebagian besar masyarakat merasa sangat terbantu dengan kehadiran layanan tersebut, terutama bagi yang belum memiliki layanan asuransi sebelumnya. Sebab penggunaan BPJS justru memberi kemudahan bagi mereka dalam mengakses jaminan kesehatan yang lebih terjangkau.

Hal tersebut tentu menjadi salah satu dampak positif yang bisa didapatkan dari kehadiran layanan BPJS Kesehatan. Bagaimana pun juga layanan ini dimaksudkan untuk memberi kemudahan bagi seluruh lapisan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah dan juga murah. Lalu, bagaimana dengan kewajiban kita selaku peserta BPJS Kesehatan dalam membayar iuran bulanan?

Baca Juga: BPJS Kesehatan, Apa Kelebihan dan kekurangannya?

Sanksi Telat Bayar Iuran BPJS Kesehatan

Sanksi Telat Bayar Iuran BPJS Kesehatan

Sanksi Akibat Telat Bayar BPJS via blogspot.com

 

Kesadaran masyarakat memang begitu tinggi atas manfaat pengadaan layanan BPJS Kesehatan. Namun, bukan berarti semua proses di dalamnya berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan. Salah satu kendala yang sering terjadi adalah kondisi telat bayar iuran yang sering dialami sebagian besar orang yang menjadi peserta BPJS Kesehatan. Sebagaimana kita ketahui bahwa sejumlah iuran inilah yang akan menjadi dana dalam layanan kesehatan yang diberikan BPJS. Artinya, jika banyak peserta yang telat membayar iuran keanggotaannya, hal tersebut bisa menjadi kendala bagi BPJS dalam menjamin layanan kesehatan bagi peserta lainnya.

Secara rinci pihak BPJS Kesehatan telah menetapkan aturan terkait masalah keterlambatan pembayaran tersebut di dalam undang-undang. Bagi yang terlambat dalam pembayaran iuran, peserta tersebut akan dikenakan denda sebesar 2% dari jumlah iuran yang mesti dibayarkan. Namun, bagi yang terlambat hingga lebih dari 3 bulan, pihak BPJS akan melakukan pemblokiran terhadap kartu BPJS yang bersangkutan.

Sebelum melakukan pemblokiran terhadap kartu BPJS yang menunggak iuran, pihak BPJS akan terlebih dahulu mengirimkan surat peringatan kepada peserta BPJS yang bersangkutan. Dengan begitu, peserta akan mengetahui dengan jelas bahwa kartu BPJS-nya akan segera diblokir dan tidak bisa dipergunakan lagi sebagaimana mestinya.

Pada masa terjadi penunggakan kurang dari 3 bulan, kartu keanggotaan tersebut masih bisa digunakan untuk berobat. Proses penggunaan kartu tersebut masih berjalan dengan normal seperti biasanya meskipun terdapat sejumlah tunggakan iuran di dalamnya. Namun, dalam kondisi kartu yang terblokir, artinya menunggak iuran lebih dari 3 bulan, peserta BPJS tersebut tidak akan bisa menggunakan kartu keanggotaannya untuk sementara. Dengan begitu, bisa dipastikan jika penggunaan kartu tersebut akan ditolak ketika digunakan untuk berobat.

Kejadian seperti di atas tentunya akan sangat merepotkan, terutama jika ternyata kita harus menggunakan kartu tersebut pada waktu darurat. Bisa dibayangkan bagaimana jadinya apabila kita kebingungan mencari sejumlah dana berobat dalam kondisi yang sangat mendesak. Saat seperti inilah kita akan ingat bahwa layanan BPJS begitu sangat membantu dan meringankan beban keuangan saat sedang dibutuhkan.

Lunasi dan Aktifkan Kembali Kartu BPJS

Kartu BPJS

Aktifkan Kartu BPJS Anda agar Bisa Digunakan Kembali via republika.co.id

 

Jika kartu peserta BPJS terlanjur terblokir oleh sistem karena adanya penunggakan iuran selama lebih dari 3 bulan, satu-satunya solusi yang bisa dipilih adalah melunasi seluruh tagihannya berikut sejumlah bunga yang telah ditetapkan dalam aturan BPJS Kesehatan. Proses pelunasan tunggakan iuran ini bisa dilakukan sebagaimana membayar iuran bulanan lainnya. Artinya, peserta tidak harus mendatangi kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan pelunasan tunggakan. Peserta BPJS bisa melakukan pembayaran pada tempat-tempat yang memang biasa digunakan untuk melakukan pembayaran, seperti fasilitas ATM, kantor pos, Alfamart, Indomaret, dan yang lainnya.

Pembayaran harus dilakukan sekaligus. Semua tunggakan ditambah dengan bunga 2% tanpa adanya sisa tagihan. Hal ini akan memudahkan sistem untuk bisa mengaktifkan kembali kartu BPJS yang tertunggak. Pada dasarnya, pengaktifan kembali kartu BPJS akan berlangsung secara otomatis. Bisa pada hari yang sama setelah pelunasan tunggakan. Atau paling lambat 2x24 jam setelah adanya pelunasan tersebut.

Dalam beberapa kasus, bisa saja kartu BPJS tersebut tidak aktif meskipun pelunasan telah dilakukan dan telah melampaui 2x24 jam. Hal ini wajar saja terjadi dan tidak perlu dikhawatirkan. Cukup datangi kantor BPJS terdekat dan lakukan pembukaan blokir secara manual di sana. Jangan lupa untuk membawa serta kartu BPJS beserta seluruh kuitansi pelunasan tunggakan tersebut sehingga pihak BPJS dapat melakukan pembukaan blokir dengan segera.

Mengingat prosesnya bisa lebih dari 2x24 jam maka seharusnya peserta yang akan melakukan pembukaan blokir jangan melakukan pelunasan tunggakan tersebut pada waktu-waktu mendesak. Hal ini sangat berisiko karena bisa saja pelunasan telah dilakukan, tetapi proses pemblokiran belum bisa dilakukan/tertunda. Sementara peserta harus menggunakan kartu BPJS tersebut pada waktu bersamaan. Kalau kondisinya demikian, peserta tetap tidak bisa mengunakan kartu BPJS-nya.

Baca Juga: Cara Berobat Dengan BPJS, Bagaimana Prosedurnya?

Bayar dan Nikmati Fasilitasnya

Penggunaan kartu BPJS Kesehatan bukan lagi hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Hampir semua orang menyambut kehadiran kartu tersebut dengan baik. Meski demikian, masih saja ada banyak peserta BPJS yang melakukan penunggakan iuran bulanannya. Hal ini membuat pihak penyelenggara BPJS memberi sanksi berupa pemblokiran kartu BPJS bila tunggakan lebih dari 3 bulan. Lakukan pelunasan dengan segera dan buka blokir pada kartu BPJS sehingga kartu bisa tetap digunakan dan peserta bisa menikmati fasilitas kesehatan yang diberikan BPJS Kesehatan.

Baca Juga: 7 Fakta Unik Tentang BPJS Kesehatan

 

Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di Cermati.com

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar