Rabu, 20 Juni 2018 | 03:22 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

BNN temukan makanan anak TK dicampur narkoba

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Badan Narkotika Nasional menemukan lima kasus makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh anak-anak TK telah dicampur atau terkontaminasi narkoba.</p><p>"Dari hasil penemuan dan juga laporan dari masyarakat, anak-anak TK terkontaminasi melalui makanan dan minuman dan ternyata mereka tidak perlu membayar," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Budi Waseso, di Denpasar, Kamis (12/1).</p><p>Modusnya, ujar dia, ternyata warung-warung di sekitar sekolah TK tersebut dibiayai oleh sindikat jaringan narkoba untuk memberikan campuran pada berbagai makanan dan minuman yang dijual.</p><p>"Harapannya tentu agar anak-anak itu akan 'addict' (kecanduan), begitu addict maka akan menjadi pangsa pasar berikutnya," ucapnya di sela-sela acara pengukuhan relawan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) itu.</p><p>Menurut Budi Waseso, sengaja anak-anak dijadikan ajang peredaran narkoba oleh sindikat narkoba karena mereka tahu bahwa para pengguna sekarang ini akan pupus untuk beberapa tahun ke depan. Bahkan, di kalangan mereka menggunakan sandi regenerasi pasar.</p><p>Namun, dia enggan untuk merinci tempat-tempat ditemukan kasus anak TK tersebut agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.</p><p>"Di Bali belum ditemukan, tetapi di beberapa daerah sudah, karena ada laporan dan kami dalami," ucapnya sembari tidak menutup kemungkinan bisa terjadi di Bali karena hal tersebut merupakan komitmen para sindikat untuk mempertahankan pangsa pasar.</p><p>Di sisi lain, Budi Waseso mengatakan peredaran uang dalam bisnis narkoba di Indonesia sangat besar. Dari beribu-ribu ton narkoba yang beredar, setidaknya dalam satu tahun belanja narkotika mencapai Rp72 triliun.</p><p>Hal itu, menurut dia, jika dirata-ratakan dalam satu jaringan sindikat, uang yang berputar Rp1 triliun. Namun, berdasarkan penyelidikan terhadap salah satu jaringan, ada yang dalam waktu tiga bulan menghasilkan Rp1,3 triliun.</p><p>Oleh karena itu, Budi Waseso mengajak semua pihak untuk bersatu menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. "Jika bisa dilakukan secara menyeluruh di Indonesia, maka akan cepat Indonesia terbebas dari penyalahgunaan narkoba," ujarnya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aplikasi | 19 Juni 2018 - 20:52 WIB

Instagram akan hadirkan fitur pelacak aktivitas

Aplikasi | 19 Juni 2018 - 20:39 WIB

YouTube Music dan YouTube premium telah resmi dirilis

Megapolitan | 19 Juni 2018 - 20:28 WIB

Jokowi berikan jaket olahraga ke pengunjung KRB

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 19:48 WIB

Sistem buka-tutup diberlakukan di Jalur Nagreg

Arestasi | 19 Juni 2018 - 19:37 WIB

Polres Sukabumi tangkap tiga pelaku pembunuhan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com