Kamis, 21 Juni 2018 | 11:16 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Anggota DPR: Penanganan kasus terorisme harus libatkan TNI

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
<p>Dalam bahasan DPR RI komisi I apakah TNI akan dilibatkan langsung dalam penanganan teroris atau tetap wewenangnya diberikan kepada Polri, yaitu Densus 88 itu karena sebagai orang mengatakan bahwa penanganan itu, TNI tetap diperbantukan alasannya karna tidak bisa dengan judulnya yaitu "Pemberantasan tindak pidana", lebih mengedepankan hukum. Kata anggota DPR RI komisi I Drs. HM. Syaiful Bahri Ansori, MP.</p><p>Kata Syaiful Bahri, kalau TNI didepan dalam pemberantasan itu dianggap situasi perang, sementara hal yang ditangan pelanggaran hukum yang dikedepankan. Kamis (12/01), seperti dilaporkan <i>Kontributor Elshinta, Effendi Murdiono.</i></p><p>Situasi sekarang yang dihadapi teroris sudah menjadi kejahatan yang mengkhawatirkan bahkan kejahatan nasional usulan Syaiful Bakhri asal fraksi PKB memintah TNI dimasukkan langsung dalam pemberantasan teroris dengan tujuan TNI ditaruh di bagian depan.</p><p>Jalan tengah yang diharapkan dalam persolan pemberantasan teroris Polisi penangan terdepan dalam kasus tertentu semisal teroris mengebom kapal baru TNI dilibatkan bukan lagi membatu contohnya kasus penangkapan Santoso.</p><p>Dikatakan Syaiful Bahri, status TNI hanya diperbantukan dalam penangan teroris bukan pelaku utama maka sebelum dibahas dijadikan undang-undang agar semua duduk satu meja membahas hal itu.</p><p>Dari sisi lain TNI itu bisa untuk memberantas teroris dengan ijin pemerintah atau DPR diharapakan keputusan nantinya dalam bahasan teroris bisa diambil yang terbaik dalam menyelamatkan bangsa dan negara dari ancaman teroris.</p><p>Syaiful Bahri tidak ingin undang-undang yang disahkan nantinya ada reviu makan sebelum disahkan harus mendengarkan semua masukan dari stik holder baik dari Menhan, tiga angakatan, mentri agama dan lainnya. Diharapakan hasilnya undang-undang itu komprehensif dan diterima masyarakat Indonesia.</p><p>Gerakan teroris di Indonesia sudah diketahui baik oleh BIN, TNI maupun Polri persolan yang menghambat adalah patung hukum. "Apakah orang yang membuat bahan peledak itu dianggap teroris dan apa dikatankan teroris orang yang masih merencanakan", tanya Syaiful Bakhri. Disilah ada keraguan aparat keamanan. </p><p>Dijelaskan Politisi asal Jember, bahwa pansus teroris itu ada yang mengusulkan tindakan preintif sebelum mereka melakukan aksi pengeboman selama indikasi tidak boleh ditangkap.</p><p>Kata Syaiful Bakhri, kami di komisi I DPR RI diharapkan undang-undang itu tidak melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).</p><p>Setiap orang yang melakukan gangguan negara dan makar boleh ditangkap tapi hal itu ada payung hukum dan itu baru akan dibahas sebagai undangan-undangan yang diberlakukan pemerintah.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Andi Juandi</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 11:15 WIB

Kapolres Langkat nobar debat publik paslon Gubsu di Pospam

Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 10:57 WIB

Spanduk kontroversi tamasya Almaidah muncul jelang Pilgubsu 2018

Kecelakaan | 21 Juni 2018 - 10:44 WIB

Panglima TNI-Kapolri kunjungi korban KM Sinar Bangun

Ekonomi | 21 Juni 2018 - 10:29 WIB

Rupiah Kamis pagi tercatat Rp14.010

Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 10:15 WIB

Enam pesan Permampu jelang Pilkada 2018

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

Minggu, 10 Juni 2018 - 07:52 WIB

Dishub imbau pemudik waspadai jalur rawan macet

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com