Senin, 25 Juni 2018 | 20:26 WIB

Daftar | Login

/

Masyarakat harus berperan awasi TKA

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti mengatakan masyarakat harus memiliki kepedulian dan sikap proaktif dalam mengawasi kehadiran Tenaga Kerja Asing (TKA).</p><p>Hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari penyalahgunaan dokumen keimigrasian oleh warga negara asing yang berada di Indonesia.</p><p>"Jumlah aparat kita terbatas baik itu imigrasi, polisi, instansi berwenang lainnya sehingga peran serta aktif masyarakat sangat diperlukan," ujar Agus SB kepada wartawan saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertanian di Kabupaten Konawe Utara, Kamis (12/1).</p><p>Mantan Danrem 152/Babullah tersebut juga mengatakan semua pihak hendaknya lebih bijak menyikapi kehadiran Tenaga Kerja Asing (TKA).</p><p>"Kita harus melihatnya secara komprehensif karena negara ingin meningkatkan devisa negara" ujarnya lagi.</p><p>Kehadiran TKA di Indonesia, lanjutnya, merupakan upaya pemerintah untuk mencapai suatu kemajuan sehingga pemerintah harus lebih berani untuk mengambil sebuah kebijakan termasuk kebijakan mengenai TKA (Tenaga Kerja Asing).</p><p>Menurut dia, masyarakat Sultra tidak perlu khawatir dengan keberadaan TKA karena pemerintah telah memperhitungkan segala resiko tersebut dan resiko tersebut masih dalam kendali pemerintah.</p><p>"TNI juga tetap melakukan kontrol dan pengawasan terhadap keberadaan mereka," tegas alumnus Akmil 1984 itu.</p><p>Dia pun berharap agar masyarakat Sultra tidak percaya terhadap isu ataupun informasi yang tidak jelas narasumbernya.</p><p>"Jangan percaya informasi-informasi di Medsos, jangan gampang terprovokasi dengan informasi-informasi yang menyesatkan," tegas Mantan Wakil Asisten Teritorial Kasad tersebut.</p><p>Kehadiran Pangdam VII Wirabuana di Sultra mendampingi Mentan RI Andi Amran pada rangakain kunjungan di beberapa kabupaten di Sultra seperti di Konawe Selatan, panen bibit sapi (11/1) dan penanaman perdana jagung hibrida di Kecamatan Wiwirano Konawe Utara. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 20:15 WIB

Menhub resmikan tim ad hoc kasus kapal tenggelam

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 20:05 WIB

Mulai 1 Juli perjalan KA diberlakukan subsidi tarif parsial

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 19:56 WIB

Satpol PP segel toko langgar aturan

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 19:46 WIB

Prabowo imbau TNI-Polri netral dalam Pilkada Serentak

Ekonomi | 25 Juni 2018 - 19:36 WIB

Kemenperin sambut positif penerbitan PPH UKM 0,5 persen

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com