Senin, 25 Juni 2018 | 07:17 WIB

Daftar | Login

/

Komandan Brigif 22 Ota Manasa diganti

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
<p>Komandan Brigade Infanteri (Brigif) 22 Ota Manasa di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, resmi diganti dari pejabat lama Kolonel Infanteri Putra Widiastawa ke pejabat baru, Letnan Kolonel Marzuki.</p><p>Serah terima jabatan kedua pejabat tersebut, sudah dilakukan di markas Brigif yang terletak di Desa Popalo, Kecamatan Anggrek, Jumat (13/1).</p><p>"Ini adalah dinamika organisasi yang berkaitan dengan pembinaan personil dan satuan," ujar Pangdam XIII Merdeka, Mayjen TNI Ganip Warsito, Jumat di Gorontalo.</p><p>Menurutnya, pembinaan personil di lingkungan TNI adalah bagian dari upaya penyegaran bagi para perwira bersangkutan, dalam mengaktualisasikan diri dan pengalamannya sebagai proses pembelajaran dalam mengembangkan kemampuan dan seni kepemimpinan.</p><p>Selain itu, pembinaan satuan untuk memberi suasana baru yang dapat berkontribusi positif terhadap satuan itu sendiri dalam melahirkan beragam prestasi, khususnya saat berada di tengah-tengah masyarakat ataupun dalam bentuk penugasan lainnya.</p><p>"Jabatan bukanlah hadiah, namun amanah yang harus dipertanggungjawabkan oleh seluruh prajurit TNI," ujar Pangdam XIII Merdeka.</p><p>Ia juga menjelaskan terkait keberadaan Komando Militer (Kodam) XIII Merdeka yang baru diresmikan pada Desember 2016 yang bermarkas di Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Kodam tersebut, membawahi tiga wilayah yaitu Gorontalo, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.</p><p>Dalam keberadaannya, termasuk Brigade Infanteri 22 Ota Manasa di Gorontalo yang didalamnya terdapat tiga satuan, diantaranya Yonif 713 dan 715 di Gorontalo Utara, diharapkan mampu menjadi satuan tempur yang mampu membina kesiap siagaannya sehingga bisa digerakkan setiap saat, dikutip dari laman Antara.</p><p>Hal itu penting kata ia, dalam menangkal berbagai gangguan yang mengancam stabilitas keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Maka, setiap prajurit, dituntut kedisiplinannya, tidak hanya jago perang, jago tembak dan memiliki fisik prima.</p><p>Namun harus mampu membina soliditas dengan seluruh komponen bangsa, khususnya keterterimaan di tengah-tengah masyarakat.</p><p>Ia berpesan, agar Komandan Brigif yang baru, untuk menyusun program pembinaan satuan maupun personil serta melakukan pembinaan teritorial secara optimal, agar keberadaannya benar-benar bermanfaat dan makin dicintai masyarakat.</p><p>Pejabat lama, Kolonel Infanteri Putra Widiastawa, kini bertugas sebagai asisten operasi kepala staf Kodam Jaya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 25 Juni 2018 - 06:54 WIB

Kolombia singkirkan Polandia dari Piala Dunia 2018

Formula 1 | 25 Juni 2018 - 06:42 WIB

Hamilton menangi GP Prancis dan rebut puncak klasemen

Musibah | 25 Juni 2018 - 06:30 WIB

Kasus Danau Toba, Menhub dukung sanksi pidana

Event | 25 Juni 2018 - 06:19 WIB

Jepang imbangi Senegal 2-2

Event | 25 Juni 2018 - 06:07 WIB

Inggris pesta gol ganyang Panama

Aktual Luar Negeri | 24 Juni 2018 - 20:23 WIB

Transaksi kopi Indonesia capai Rp80 miliar pada WoC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com