Sabtu, 24 Juni 2017

Komandan Brigif 22 Ota Manasa diganti

Jumat, 13 Januari 2017 11:10

Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Ayo berbagi!

Komandan Brigade Infanteri (Brigif) 22 Ota Manasa di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, resmi diganti dari pejabat lama Kolonel Infanteri Putra Widiastawa ke pejabat baru, Letnan Kolonel Marzuki.

Serah terima jabatan kedua pejabat tersebut, sudah dilakukan di markas Brigif yang terletak di Desa Popalo, Kecamatan Anggrek, Jumat (13/1).

"Ini adalah dinamika organisasi yang berkaitan dengan pembinaan personil dan satuan," ujar Pangdam XIII Merdeka, Mayjen TNI Ganip Warsito, Jumat di Gorontalo.

Menurutnya, pembinaan personil di lingkungan TNI adalah bagian dari upaya penyegaran bagi para perwira bersangkutan, dalam mengaktualisasikan diri dan pengalamannya sebagai proses pembelajaran dalam mengembangkan kemampuan dan seni kepemimpinan.

Selain itu, pembinaan satuan untuk memberi suasana baru yang dapat berkontribusi positif terhadap satuan itu sendiri dalam melahirkan beragam prestasi, khususnya saat berada di tengah-tengah masyarakat ataupun dalam bentuk penugasan lainnya.

"Jabatan bukanlah hadiah, namun amanah yang harus dipertanggungjawabkan oleh seluruh prajurit TNI," ujar Pangdam XIII Merdeka.

Ia juga menjelaskan terkait keberadaan Komando Militer (Kodam) XIII Merdeka yang baru diresmikan pada Desember 2016 yang bermarkas di Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Kodam tersebut, membawahi tiga wilayah yaitu Gorontalo, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.

Dalam keberadaannya, termasuk Brigade Infanteri 22 Ota Manasa di Gorontalo yang didalamnya terdapat tiga satuan, diantaranya Yonif 713 dan 715 di Gorontalo Utara, diharapkan mampu menjadi satuan tempur yang mampu membina kesiap siagaannya sehingga bisa digerakkan setiap saat, dikutip dari laman Antara.

Hal itu penting kata ia, dalam menangkal berbagai gangguan yang mengancam stabilitas keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Maka, setiap prajurit, dituntut kedisiplinannya, tidak hanya jago perang, jago tembak dan memiliki fisik prima.

Namun harus mampu membina soliditas dengan seluruh komponen bangsa, khususnya keterterimaan di tengah-tengah masyarakat.

Ia berpesan, agar Komandan Brigif yang baru, untuk menyusun program pembinaan satuan maupun personil serta melakukan pembinaan teritorial secara optimal, agar keberadaannya benar-benar bermanfaat dan makin dicintai masyarakat.

Pejabat lama, Kolonel Infanteri Putra Widiastawa, kini bertugas sebagai asisten operasi kepala staf Kodam Jaya.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar