Selasa, 19 Juni 2018 | 17:51 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Anggota DPR dorong penghapusan ambang batas parlemen

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sarifuddin Sudding
Sarifuddin Sudding
<p>Anggota Komisi III DPR RI Sarifuddin Sudding mendorong ambang batas parlemen atau&nbsp;parliamentary treshold&nbsp;(PT) dihapuskan dalam revisi UU Pemilu yang sedang dibahas karena dinilai tidak lagi relevan dalam pemilu serentak 2019.</p><p>Ia menjelaskan,&nbsp;parliamentary treshold&nbsp;diterapkan untuk mengusung capres dan cawapres oleh parpol atau gabungan parpol yang mencapai angka 20 persen.</p><p>"Nah sekarang pemilu serentak tidak perlu lagi ambang batas itu. Sehingga ketika semua parpol berhak mengusung capres dan cawapres, saya kira&nbsp;parliamentary treshold&nbsp;tidak dibutuhkan dalam UU Pilkada," kata Sudding melalui keterangan tertulis, Jumat (13/1).</p><p>Mengenai dikotomi antara partai besar dan kecil dalam perdebatan ambang batas parlemen, dirinya menjelaskan hal itu patut dihargai sebagai pilihan rakyat karena selama ini banyak suara yang terbuang ketika ada anggota partai terpilih harus gugur karena partainya tidak lolos PT.</p><p>Hal tersebut, lanjut Sudding, merupakan sebuah kemunduran demokrasi, sebab, tidak memberikan penghormatan terhadap hak-hak rakyat dalam memilih calonnya di parlemen, dikutip dari laman Antara.</p><p>"Saya‎ kira kita harus menghargai pilihan rakyat, berapa banyak suara rakyat yang terbuang ketika misalnya ada seorang anggota dewan yang terpilih kemudian partai itu tidak lolos&nbsp;parliamentary treshold. Menurut saya ini kemunduran demokrasi," ujarnya.</p><p>Untuk sistem Pemilu, Sudding mendukung tetap menggunakan sistem proporsional terbuka guna memberi ruang selebar-lebarnya untuk memilih calon mereka.</p><p>"Tinggal partai politik melakukan rekrutmen yang sangat ketat agar calon yang diusung memiliki integritas, kapabilitas, saya kira ini menjadi tantangan partai politik untuk melakukan pola rekruitmen yang sangat selektif terhadap calon legislatif untuk diusung," jelasnya.&nbsp; &nbsp; DPR saat ini sedang membahas RUU Pemilu dan dalam tahap mengumpulkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dari masing-masing fraksi.&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 17:36 WIB

Kemenhub bentuk tim penanganan KM Sinar Bangun

Aktual Hiburan | 19 Juni 2018 - 17:30 WIB

Penyanyi rap terkenal XXXTentacion ditembak mati di Florida

Event | 19 Juni 2018 - 17:12 WIB

Son salahkan dirinya sebagai penyebab kekalahan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com