Selasa, 19 Juni 2018 | 17:41 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Tiongkok dan Rusia sepakat balas penempatan rudal AS di Korsel

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Muhammad Iqbal Fauzan    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Istimewa
Ilustrasi. Foto: Istimewa
<p>Tiongkok dan Rusia sepakat untuk melakukan "tindakan balasan" atas rencana Amerika Serikat (AS) menempatkan sistem pertahanan anti-rudal di Korea Selatan (Korsel), demikian laporan kantor berita Xinhua, Jumat (13/1).</p><p>Xinhua tidak menjelaskan lebih jauh apa yang dimaksud dengan tindakan balasan tersebut, namun mengutip siaran pers pertemuan keamanan antara para pejabat Tiongkok dengan Rusia bahwa kebijakan balasan itu "akan ditujukan untuk melindungi kepentingan Tiongkok dan Rusia, serta untuk perimbangan kekuatan strategis di kawasan (Asia Timur)."</p><p>Pada Mei 2016, Tiongkok dan Rusia sempat menggelar latihan anti-peluru kendali (rudal) secara bersama untuk beberapa saat, setelah pihak Washington dan Seoul mulai merundingkan penempatan sistem anti-rudal bernama Terminal High Altitude Area Defense (THAAD).</p><p>Sistem anti-rudal THAAD itu ditujukan untuk menangkal ancaman dari Korea Utara (Korut) yang baru-baru ini terus agresif melakukan uji coba senjata nuklir dan rudal jarak jauh, demikian laporan Reuters.</p><p>THAAD kini akan segera ditempatkan di sebuah lapangan golf Korea Selatan. Tindakan itu kemudian memicu reaksi keras dari Moskow dan Beijing yang khawatir radar kuat THAAD akan digunakan untuk mendeteksi kelemahan pertahanan kedua negara tersebut.</p><p>Kedua negara juga menilai penempatan THAAD justru akan memperparah ketegangan di Semenjanjung Korea.</p><p>"Tiongkok dan Rusia mendesak AS dan Korsel untuk segera menjelaskan kekhawatiran keamanan dan membatalkan rencana penempatan THAAD di Semenanjung Korea," tulis Xinhua mengutip siaran pers.</p><p>Korut yang agresif mengembangkan kemampuan senjata jarak jauh selama ini menjadi salah satu sumber masalah bagi Tiongok, yang merupakan satu-satunya sekutu diplomatik besar Pyongyang sekaligus mitra dagang utama.</p><p>Namun demikian, Beijing khawatir radar THAAD akan menjangkau wilayah sendiri.</p><p>Pada Kamis kemarin Menteri Perdagangan Korsel sempat mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk mengajukan protes kepada Tiongkok atas sejumlah kebijakan yang dinilai bertujuan untuk membalas keputusan Seoul membiarkan Amerika Serikat menempatkan rudal di negaranya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 17:36 WIB

Kemenhub bentuk tim penanganan KM Sinar Bangun

Aktual Hiburan | 19 Juni 2018 - 17:30 WIB

Penyanyi rap terkenal XXXTentacion ditembak mati di Florida

Event | 19 Juni 2018 - 17:12 WIB

Son salahkan dirinya sebagai penyebab kekalahan

Megapolitan | 19 Juni 2018 - 16:48 WIB

Skytrain Bandara Soekarno-Hatta akan ditambah pada September

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com