Selasa, 19 Juni 2018 | 17:51 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Arus Mudik Liburan Imlek 2017 Dimulai, Penumpang Kereta Api Tiongkok Diperkirakan Sebanyak 356 Juta Orang

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
<p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2017/01/13/1efb6eb8da3241509217d0ad7754ed06.jpg"></p> <p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2017/01/13/810b59223ced438d8d90250245286ef8.jpg"></p> <p>Arus mudik liburan Tahun Baru Imlek 2017 resmi dimulai di seantero negeri Tiongkok pada hari ini (13/1). Diperkirakan jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan kereta api pada masa liburan Imlek tahun ini mencapai 356 juta orang, meningkat 31,56 juta orang atau 9,7 persen dibanding masa sama tahun lalu. </p> <p>Selama periode mudik liburan Imlek, jumlah keberangkatan kereta api pergi pulang dari kota asal ke kota tujuan adalah 7141 kali. Selain itu, pihak kereta api Tiongkok akan menambah 1132 kali keberangkatan kereta menjelang Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 28 Januari mendatang. Sedangkan, 1396 kali keberangkatan kereta juga akan ditambah setelah liburan imlek berakhir. Dengan demikian, kapasitas pengangkutan penumpang melalui kereta api selama liburan Imlek 2017 akan meningkat secara pesat. Kapasitas pengangkutan kereta api sebelum dan sesudah liburan Imlek masing-masing akan meningkat 7,5 persen dan 7,1 persen.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 17:36 WIB

Kemenhub bentuk tim penanganan KM Sinar Bangun

Aktual Hiburan | 19 Juni 2018 - 17:30 WIB

Penyanyi rap terkenal XXXTentacion ditembak mati di Florida

Event | 19 Juni 2018 - 17:12 WIB

Son salahkan dirinya sebagai penyebab kekalahan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com