Sabtu, 27 Mei 2017

Tigerair Diizinkan Beroperasi untuk Pulangkan Penumpang ke Australia

Sabtu, 14 Januari 2017 01:12

(Courtesy: AustraliaPlus) Tigerair Australia menghentikan penerbangan sementara dari Australia ke Bali. (Courtesy: AustraliaPlus) Tigerair Australia menghentikan penerbangan sementara dari Australia ke Bali.
Ayo berbagi!

Maskapai Tigerair diizinkan terbang untuk memulangkan penumpang Australia yang terlantar di Bali, tetapi masa depan kelanjutan operasional maskapai murah ini ke Indonesia masih belum jelas.

Maskapai murah ini menghentikan seluruh penerbangan mereka dari dan menuju Bali awal pekan ini, setelah otoritas penerbangan Indonesia menuduh Tigerair melakukan pelanggaran ketentuan terkait dengan persyaratan lisensi mereka.
Maskapai Tigerair mengatakan pihaknya sekarang telah mendapatkan izin untuk mengoperasikan penerbangan dari Bali ke Australia hingga hari Senin (16/1) dengan tujuan untuk memulangkan ribuan penumpang mereka yang terlantar di Bali.

Sebuah pesawat Boeing 737-800 akan diterbangkan tanpa penumpang ke Bali untuk menjemput apa yang dikatakan oleh maskapai Tigerair sekitar 2.000 orang penumpang dan memulangkan mereka ke Australia.
Namun demikian, maskapai ini telah membatalkan seluruh penerbangan mereka dari Australia ke Bali hingga Jum’at, 20 Januari 2017.
“Penerbangan [dari] Australia ke Bali mulai Sabtu, 21 Januari 2017, hingga seterusnya sedang dalam evaluasi,” demikian pernyataan Maskapai Tigerair.
“Maskapai Tigerair menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen kami atas ketidaknyamanan yang diakibatkan [dari keputusan ini].”

Sejumlah penumpang masih terlantar

Juru bicara Tigerair mengatakan kepada ABC bahwa penerbangan mereka mulai tanggal 17 Januari 2017 dan seterusnya, dari Bali, juga sedang dalam evaluasi, sehingga penumpang yang sudah berada di Bali, tapi telah memesan penerbangan untuk tanggal setelah 16 Januari, menjadi tidak menentu nasibnya mengenai bagaimana mereka akan pulang ke Australia.
Banyak pemegang tiket Tigerair mengatakan kepada ABC kalau mereka merrugi ribuan dollar, karena harus memesan akomodasi dan tiket penerbangan dari maskapai alternatif.
Virgin Australia telah melakukan penerbangan tambahan untuk memulangkan penumpang [Tigerair] ke Australia.

Maskapai Tigerair mengatakan Virgin Australia – yang merupakan pemilik Tigerair – berencana untuk mengoperasikan dua penerbangan mereka hari ini (12/1) untuk membawa pulang penumpang yang terdampak situasi ini pulang ke Australia secara gratis.

Penerbangan pertama bertolak [dari Bali] pukul 13.30 waktu setempat dan akan mendarat di Brisbane, sementara penerbangan kedua akan terbang pada tengah malam nanti menuju Sydney.

Virgin mengakuisisi Tigerair pada tahun 2014 dengan nilai nominal $1, seiring dengan maskapai tersebut bergulat dengan kerugian yang mereka alami sejak diperkenalkan ke pasar pada tahun 2007.
Maskapai ini awalnya menolak menjelaskan mengapa mereka dipaksa menghentikan armada mereka terbang menuju Bali, dengan mengatakan ‘keputusan ini diambil oleh Pemerintah Indonesia yang memberlakukan persyaratan administratif baru’ untuk operasional penerbangan maskapai Tigerair mereka.

Seorang juru bicara Maskapai Tigerair mengatakan kepada ABC pada Rabu (11/1) kalau mereka tidak bisa menjelaskan apa persyaratan tersebut, ‘ karena kami tidak mau mendahului proses atau nanti akan berdampak buruk terhadap hasil dari proses yang sedang dilakukan
Namun, Kementerian Perhubungan Indonesia menuduh Tigerair Australia telah melanggar perjanjian lisensinya. Sebuah pernyataan dari departemen itu menunjukan kalau maskapai berbiaya murah ini [seharusnya hanya] mengoperasikan penerbangan charter, dan tidak boleh mengeluarkan tiket satu arah.

Tigerair mengatakan pihaknya saat ini tengah menelaah sejumlah opsi untuk melanjutkan operasional mereka ke Bali, termasuk menyepakati persyaratan baru dengan Pemerintah Indonesia dan penggunaan armada Airbus A320 mereka yang sudah ada untuk mengoperasikan penerbangan ke Bali, menunggu persetujuan regulator.

Diperbaharui pada pukul 19:30 WIB, 12/1/2017, oleh Iffah Nur Arifah dan simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar