Sabtu, 23 Juni 2018 | 11:55 WIB

Daftar | Login

/

Masyarakat Pamekasan diimbau waspadai potensi pergerakan tanah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Muhammad Iqbal Fauzan    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto : Istimewa
Ilustrasi. Foto : Istimewa
<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mengimbau agar masyarakat di sembilan kecamatan hendaknya waspada kemungkinan pergerakan tanah di wilayah itu.</p><p>Menurut Koordinator Lapangan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pamekasan, Budi Cahyono, kesembilan kecamatan itu masing-masing Kecamatan Pasean, Batumarmar, Palengaan, Kadur, Pakong, Waru, Larangan dan Kecamatan Pegantenan.</p><p>"Ini sesuai dengan rilis terbaru yang kami terima dari Pusat Vulkanologi dan Metigasi Bencana Geologi," katanya, di Pamekasan, Sabtu (14/1)</p><p>Dia menjelaskan, jumlah kecamatan yang diperkirakan rawan terjadi pergerakan tanah ini, lebih banyak dari sebelumnya.</p><p>Pergerakan tanah pada zona menengah ini dapat terjadi jika curah hujan diatas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.</p><p>Ada juga yang zona tinggi, yakni jika curah hujan diatas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.</p><p>"Tapi untuk Pamekasan pada zona menengah," kata Budi menjelaskan.</p><p>Ada 31 kabupaten/kota yang berpotensi terjadi pergerakan tanah.</p><p>Masing-masing Kabupaten Bojonegoro, Madiun, Nganjuk, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Tulungagung, Blitar, Malang, Kota Malang, Kota Batu, Lumajang, Probolinggo, Jember, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Jombang, Mojokerto, Lamongan, Tuban, Pasuruan, Magetan, Ngawi, Gresik, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, dan Kabupaten Sumenep. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 23 Juni 2018 - 11:47 WIB

Korban gigitan monyet di Bekasi bertambah

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 11:23 WIB

Banjir bandang tidak pengaruhi aktivitas kereta api di Banyuwangi

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 11:11 WIB

Jusuf Kalla terima penganugerahan gelar doktor kehormatan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com