Sabtu, 22 Juli 2017

Senat AS akan selidiki "peretasan" oleh Rusia

Sabtu, 14 Januari 2017 12:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!
Donald Trump
Getty Images
Donald Trump mengatakan akan mengeluarkan "laporan tentang peretasan".

Komite Intelejen Senat AS akan menginvestigasi klaim bahw Rusia berupaya untuk ikut campur dalam pemilihan presiden AS pada tahun lalu.

Para pemimpin Republik dan Demokrat berjanji untuk mengikuti "kemanapun arah" penyelidikan.

Investigasi akan memeriksa aktivitas siber Rusia dan praktik intelejen.

Pihak yang akan diwawancarai termasuk anggota pemerintahan AS yang sekarang dan tim Presiden terpilih Donald Trump.

Dalam sebuah pernyataan, yang dirilis oleh komite pada Jumat malam, menyebutkan, "Kami percaya bahwa ini penting untuk mendapatkan pemahaman penuh terhadap aktivitas intelejen berdampak pada AS."

Komite akan mengkaji apakah ada kontak antara Rusia dan orang-orang yang terkait dengan kampanye politik AS.

Pernyataan itu juga mengatakan akan menerbitkan surat panggilan dari pengadilan "jika dibutuhkan untuk mendorong kesaksian".

Sebagian besar penyelidikan akan dilakukan secara tertutup, meskipun para senator mengatakan jika dimungkinkan akan digelar pemeriksaan secara terbuka.

"Komite akan mengikuti penyelidikan kemanapun arahnya. Kami akan melakukan penyelidikan secepatnya dan akan melakukannya dengan benar," tulis pernyataan itu.

Para senator mengatakan mereka akan membuat laporan temuan mereka dengan kategori rahasia dan tidak rahasia.

Presiden terpilih Trump mengumumkan melalui Twitter pada Jumat lalu, bahwa timnya akan juga memproduksi sebuah "laporan tentang peretasan" dalam 90 hari.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar