Senin, 10 Desember 2018 | 08:06 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

7 tips beli properti rumah bekas yang buat Anda untung

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Muhammad Iqbal Fauzan    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto : Istimewa
Ilustrasi. Foto : Istimewa
<p>Beli properti dalam bentuk rumah, tentu sangat menggiurkan. Sebab, rumah merupakan salah satu investasi yang tidak akan mengalami penurunan harga. Jika Anda seorang pebisnis, tentu akan melirik peluang ini.</p><p>Membeli properti yang bisa menguntungkan tidak hanya dalam kondisi baru. Anda juga bisa meraup keuntungan dengan membeli rumah bekas. Namun, untuk bisa mendapat keuntungan tersebut, tentu ada beberapa tips yang perlu Anda lakukan. Dan, di dalam artikel ini akan dibahas semua tips tersebut. Simak baik-baik ya!</p><p><strong>1. Memilih Properti yang Mempunyai Akses Mudah</strong></p><p>Pertanyaannya, akses mudah itu yang seperti apa? Ada dua rumus yang bisa Anda gunakan, dekat dengan kota atau dekat akses transportasi. Seandainya, rumah bekas yang Anda beli berada di luar kota, akan lebih tepat jika Anda menggunakan rumus “dekat dengan kota”. Namun, jika rumah yang Anda beli terletak di kota besar, justu rumus yang paling tepat adalah “dekat dengan akses transportasi”. Sebagai contoh, Jakarta. Orang tentu akan lebih memilih membeli rumah yang mempunyai akses paling dekat dengan transportasi. Jadi, semua tergantung dari letak rumah yang Anda beli.</p><p><strong>2. Membeli Rumah Rusak</strong></p><p>Untuk mendapatkan keuntungan banyak, belilah rumah yang sudah tua dan rusak, sehingga mendapatkan harga semurah-murahnya. Setelah rumah tersebut menjadi hak milik Anda, segera direnovasi secukupnya hingga menarik dan bisa meningkatkan harga jual. Dengan kondisi rumah yang sudah bagus ini, Anda bisa menentukan harga jual sesuai dengan besarnya harga beli plus biaya perbaikan, sekaligus profit yang ingin Anda peroleh.</p><p><strong>3. Bebas dari Bencana Alam</strong></p><p>Tidak bisa dipungkiri, di Indonesia ini ada daerah-daerah yang memang rawan terkena bencana alam, seperti tanah longsor, banjir, gempa, atau gunung meletus. Agar rumah yang akan Anda jual kembali cepat laku, belilah rumah yang bebas dari bencana alam. Sebab, saat ini konsumen sudah memasukkan syarat keamanan properti saat akan membeli rumah. Siapa sih yang akan membeli rumah yang mengharuskannya repot saat hujan turun karena sering terjadi banjir? Orang tentu akan berpikir dua kali untuk membelinya. Atau, bisa jadi harga rumah Anda turun drastis.</p><p><strong>4. Memastikan Surat-Surat Rumah Lengkap</strong></p><p>Agar terhindar dari penipuan properti yang kini marak, Anda harus memastikan legalitas dari rumah tersebut. SHM (Surat Hak Milik), IMB (Ijin Mendirikan Bangunan), dan sertifikat harus Anda cek dengan teliti. Jangan pernah mau membeli rumah yang tidak memiliki surat lengkap atau hanya diberi fotokopinya saja. Akan lebih baik juga jika Anda meminta bukti pelunasan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Hal ini akan menjauhkan Anda permasalahan yang terkait dengan hak guna dan hak milik rumah maupun tanah.</p><p><strong>5. Memastikan Adanya Air Bersih</strong></p><p>Saat membeli rumah, teliti apakah rumah tersebut mudah untuk mendapatkan air bersih. Pastikan adanya sumur yang tidak kering atau akses PDAM yang mudah di rumah tersebut. Sebab, rumah yang tidak dilengkapi dengan air bersih, akan menurunkan harga jual secara drastis. Tentu Anda tidak ingin mengalami kerugian hanya karena tidak adanya air bersih, bukan?</p><p><strong>6. Menggunakan Jasa Arsitek</strong></p><p>Saat Anda sudah berhasil membeli bekas yang mungkin kondisinya masih jauh dari kata menarik, segera renovasi rumah tersebut. Agar penampilan rumah semakin menarik, Anda bisa menggunakan jasa arsitek untuk membantu merenovasi rumah tersebut. Dengan begitu, Anda akan memperoleh harga yang tinggi dengan menjual rumah hasil renovasi Anda tersebut.</p><p><strong>7. Menentukan Besar Keuntungan</strong></p><p>Ingin mendapatkan keuntungan besar itu wajar. Namun, jangan sampai Anda menetapkan harga jual rumah terlalu tinggi. Sebab, konsumen akan mundur teratur jika harga yang Anda tawarkan terlalu tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya survei harga rumah di sekitar rumah tersebut. Jangan malu untuk bertanya ke beberapa tetangga. Jika memang harga yang berlaku umum sudah memberikan keuntungan bagi Anda, jangan persulit konsumen untuk membelinya.</p><p>Itulah beberapa tips yang bisa Anda terapkan. Dengan menerapkan semua tipsnya, dijamin Anda akan mampu meraup keuntungan besar saat melakukan jual beli properti.</p><p>Untuk Anda yang sedang mencari rumah bekas tidak ada salahnya mencoba mencarinya melalui situs properti online, salah satunya Lifull.ID. Situs tersebut menyediakan informasi berupa rumah dijual maupun disewa. Namun, terdapat juga tipe properti lainnya seperti kos disewa, apartemen, kantor, perumahan baru dan lainnya. Didukung oleh banyak fitur menarik hingga filter pencarian, mencari properti di Lifull.ID wajib untuk dicoba! (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 10 Desember 2018 - 08:05 WIB

Sandiaga: Data pertanian harus dibenahi

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 07:53 WIB

Jakarta berpotensi hujan lebat disertai petir

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 07:42 WIB

Zawawi Imron: Memajukan Indonesia butuh hati yang indah

Bencana Alam | 10 Desember 2018 - 07:19 WIB

Waspadai! Pakar: Geopark Ciletuh rawan gempa dan tsunami

<p>Beli properti dalam bentuk rumah, tentu sangat menggiurkan. Sebab, rumah merupakan salah satu investasi yang tidak akan mengalami penurunan harga. Jika Anda seorang pebisnis, tentu akan melirik peluang ini.</p><p>Membeli properti yang bisa menguntungkan tidak hanya dalam kondisi baru. Anda juga bisa meraup keuntungan dengan membeli rumah bekas. Namun, untuk bisa mendapat keuntungan tersebut, tentu ada beberapa tips yang perlu Anda lakukan. Dan, di dalam artikel ini akan dibahas semua tips tersebut. Simak baik-baik ya!</p><p><strong>1. Memilih Properti yang Mempunyai Akses Mudah</strong></p><p>Pertanyaannya, akses mudah itu yang seperti apa? Ada dua rumus yang bisa Anda gunakan, dekat dengan kota atau dekat akses transportasi. Seandainya, rumah bekas yang Anda beli berada di luar kota, akan lebih tepat jika Anda menggunakan rumus “dekat dengan kota”. Namun, jika rumah yang Anda beli terletak di kota besar, justu rumus yang paling tepat adalah “dekat dengan akses transportasi”. Sebagai contoh, Jakarta. Orang tentu akan lebih memilih membeli rumah yang mempunyai akses paling dekat dengan transportasi. Jadi, semua tergantung dari letak rumah yang Anda beli.</p><p><strong>2. Membeli Rumah Rusak</strong></p><p>Untuk mendapatkan keuntungan banyak, belilah rumah yang sudah tua dan rusak, sehingga mendapatkan harga semurah-murahnya. Setelah rumah tersebut menjadi hak milik Anda, segera direnovasi secukupnya hingga menarik dan bisa meningkatkan harga jual. Dengan kondisi rumah yang sudah bagus ini, Anda bisa menentukan harga jual sesuai dengan besarnya harga beli plus biaya perbaikan, sekaligus profit yang ingin Anda peroleh.</p><p><strong>3. Bebas dari Bencana Alam</strong></p><p>Tidak bisa dipungkiri, di Indonesia ini ada daerah-daerah yang memang rawan terkena bencana alam, seperti tanah longsor, banjir, gempa, atau gunung meletus. Agar rumah yang akan Anda jual kembali cepat laku, belilah rumah yang bebas dari bencana alam. Sebab, saat ini konsumen sudah memasukkan syarat keamanan properti saat akan membeli rumah. Siapa sih yang akan membeli rumah yang mengharuskannya repot saat hujan turun karena sering terjadi banjir? Orang tentu akan berpikir dua kali untuk membelinya. Atau, bisa jadi harga rumah Anda turun drastis.</p><p><strong>4. Memastikan Surat-Surat Rumah Lengkap</strong></p><p>Agar terhindar dari penipuan properti yang kini marak, Anda harus memastikan legalitas dari rumah tersebut. SHM (Surat Hak Milik), IMB (Ijin Mendirikan Bangunan), dan sertifikat harus Anda cek dengan teliti. Jangan pernah mau membeli rumah yang tidak memiliki surat lengkap atau hanya diberi fotokopinya saja. Akan lebih baik juga jika Anda meminta bukti pelunasan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Hal ini akan menjauhkan Anda permasalahan yang terkait dengan hak guna dan hak milik rumah maupun tanah.</p><p><strong>5. Memastikan Adanya Air Bersih</strong></p><p>Saat membeli rumah, teliti apakah rumah tersebut mudah untuk mendapatkan air bersih. Pastikan adanya sumur yang tidak kering atau akses PDAM yang mudah di rumah tersebut. Sebab, rumah yang tidak dilengkapi dengan air bersih, akan menurunkan harga jual secara drastis. Tentu Anda tidak ingin mengalami kerugian hanya karena tidak adanya air bersih, bukan?</p><p><strong>6. Menggunakan Jasa Arsitek</strong></p><p>Saat Anda sudah berhasil membeli bekas yang mungkin kondisinya masih jauh dari kata menarik, segera renovasi rumah tersebut. Agar penampilan rumah semakin menarik, Anda bisa menggunakan jasa arsitek untuk membantu merenovasi rumah tersebut. Dengan begitu, Anda akan memperoleh harga yang tinggi dengan menjual rumah hasil renovasi Anda tersebut.</p><p><strong>7. Menentukan Besar Keuntungan</strong></p><p>Ingin mendapatkan keuntungan besar itu wajar. Namun, jangan sampai Anda menetapkan harga jual rumah terlalu tinggi. Sebab, konsumen akan mundur teratur jika harga yang Anda tawarkan terlalu tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya survei harga rumah di sekitar rumah tersebut. Jangan malu untuk bertanya ke beberapa tetangga. Jika memang harga yang berlaku umum sudah memberikan keuntungan bagi Anda, jangan persulit konsumen untuk membelinya.</p><p>Itulah beberapa tips yang bisa Anda terapkan. Dengan menerapkan semua tipsnya, dijamin Anda akan mampu meraup keuntungan besar saat melakukan jual beli properti.</p><p>Untuk Anda yang sedang mencari rumah bekas tidak ada salahnya mencoba mencarinya melalui situs properti online, salah satunya Lifull.ID. Situs tersebut menyediakan informasi berupa rumah dijual maupun disewa. Namun, terdapat juga tipe properti lainnya seperti kos disewa, apartemen, kantor, perumahan baru dan lainnya. Didukung oleh banyak fitur menarik hingga filter pencarian, mencari properti di Lifull.ID wajib untuk dicoba! (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

Kamis, 06 Desember 2018 - 09:52 WIB

BTS peringkat 8 artis top Billboard

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com