Sabtu, 27 Mei 2017

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Berikut adalah bisnis paling berkelanjutan di 2017

Kamis, 19 Januari 2017 11:06

Ilustrasi (sumber: Istimewa) Ilustrasi (sumber: Istimewa)
Ayo berbagi!

Sejak tahun 2005 lembaga riset Corporate Knights telah memantau dan memuat Global 100, yakni daftar perusahaan paling berkelanjutan (sustainable) di dunia. Menggunakan 14 parameter, mereka mengevaluasi pengelolaan sumber daya, keuangan dan karyawan.

Seperti dilansir Forbes, Corporate Knights mempertimbangkan sekitar 4000 bisnis dengan nilai pasar setidaknya 2 milyar dolar AS (sekitar 27 trilyun rupiah). Proses seleksinya saja memakan waktu hingga 1000 jam untuk edisi tahunannya. Hasil dari riset ini untuk 2017 telah dimuat dan disebarkan pada acara World Economic Forum di Davos, Swiss. 

Nyaris sebagian besar perusahaan yang masuk kategori berkelanjutan berasal dari Eropa dan Amerika. Hanya segelintir yang berasal dari benua Asia, dengan perusahaan property dari Singapura, City Developments Ltd. yang pertama menembus peringkat 30 besar tahun ini yang berasal dari benua ini. 

Siemens, sebuah raksasa industri asal Jerman dengan kepentingan bisnis dari pembangkit listrik hingga peralatan medis menempati peringkat teratas bisnis yang berkelanjutan di tahun 2017 ini. Inovasi seperti efisiensi energi dalam bidang usahanya beserta nilai tinggi di nyaris semua parameter studi merupakan penyebab keberhasilan Siemens dalam hal ini. Adanya jejak karbon yang rendah serta perputaran keluar-masuk pegawai yang rendah turut berkontribusi juga. Selain itu, Siemens memiliki dedikasi menumbuhkan segmen bisnisnya secara ramah lingkungan, seperti pemanas dan pendingin rumah yang eco-friendly

Berikutnya adalah perusahaan asuransi asal Norwegia, Storebrand ASA yang mendapat peringkat kedua dengan skor tinggi di hampir semua parameter yang diukur. Gaji eksekutif di perusahaan ini mendapat perhatian khusus. Direktur Utama perusahaan "hanya" memperoleh penghasilan 12 kali lipat lebih besar dari rata-rata karyawan. Sebagai perbandingan bisnis yang masuk dalam indeks MSCI All Country World Index (ACWI), para Dirut memperoleh remunerasi hingga 115 kali rata-rata karyawannya. 

Benua Amerika dengan diwakili oleh raksasa teknologi informasi Cisco menempati peringkat ketiga dengan hasil yang amat baik dalam hal keragaman pegawai: sebanyak 38 persen eksekutif senior merupakan perempuan (dibanding hanya 21 persen dari indeks ACWI).

Faktor-faktor lain menjadi sorotan bagi usaha yang berkelanjutan. Antara lain keterkaitan penerimaan bonus eksekutif senior jika perusahaan mencapai target-target keberlanjutannya. Di antara perusahaan yang masuk daftar Global 100, rata-rata perbedaan gaji Dirut dan karyawan adalah 80 kali; sementara untuk indeks ACWI (yang dianggap mewakili seluruh dunia) adalah 115 kali. 

Untuk besaran pensiun, bisnis dalam Global 100 berkontribusi 2 kali lipat bisnis secara umum. Selain itu 28 persen posisi Direksi di bisnis Global 100 ditempati perempuan, dibanding hanya 21 persen untuk rata-rata bisnis menurut indeks ACWI. Usaha dalam Global  100 juga 25 persen lebih hemat energi. 

Ternyata menjadi usaha berkelanjutan juga tidak memakan biaya yang lebih sehingga menggerogoti keuntungan. Berdasarkan nilai saham bisnis yang masuk Global 100 ternyata pengembalian yang diperoleh jika menilik kurun waktu antara 2005 - 2016, para bisnis berkelanjutan justru menghasilkan nilai tambah sebesar 24 persen dibandingkan bisnis biasa. 

Amerika Serikat terwakili paling banyak di indeks Global 100 dengan 19 perusahaan. Sementara negara lain terwakili masing-masing: Prancis (12), Inggris (11), Kanada (6), Jerman (6) dan Belanda (5).

Berikut adalah 10 perusahaan dengan bisnis paling berkelanjutan menurut indeks Global 100: 

1. Siemens AG | Jerman | Industri

2. Storebrand ASA | Norwegia | Keuangan

3. Cisco Systems Inc | Amerika Serikat | Teknologi Informasi

4. Danske Bank A/S | Denmark | Keuangan

5. Ing Group | Belanda | Keuangan

6. Commonwealth Bank of Australia | Australia | Keuangan

7. Koninklijke Philips NV | Belanda | Industri

8. Johnson & Johnson | Amerika Serikat| Kesehatan

9. Koninklijke DSM NV | Belanda | Kesehatan, Nutrisi dan Material

10. Enagas SA | Spanyol | Perusahaan Umum Gas

Masih ada lagi informasi The Global Goals (SDGs) menarik untuk anda, klik disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-Ma

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar