Selasa, 26 September 2017

Ternyata perubahan pola makan saja dapat menyembuhkan berbagai penyakit

Senin, 23 Januari 2017 10:03

Ilustrasi (sumber: Istimewa) Ilustrasi (sumber: Istimewa)
Ayo berbagi!

Seorang gastroenterolog dari Seattle telah menghasilkan bukti klinis pertama bahwa makanan dapat berfungsi sebagai obat-obatan. Meskipun sejumlah produk farmasi juga berhasil memberikan kualitas hidup yang lebih baik , akan tetapi fokus utama pada menggunakan sebuah pil sebagai obat telah melupakan peran penting makanan dalam melawan penyakit.

Dalam sebuah studi yang dimuat di Journal of Clinical Gastroenterology, Dr. David Suskind dari Seattle Children's Hospital menunjukkan bahwa konsumsi makanan saja telah membuktikan bahwa sejumlah pasien anak-anak yang menderita penyakit Crohn, serta ulcerative colitis (sejenis radang di usus) telah mengalami remisi klinis, seperti dilaporkan oleh True Activist

Sejumlah pasien menjalani diet khusus karbohidrat bernama Specific Carbohydrate Diet (SCD) selama 12 pekan sebagai satu-satunya pengobatan terhadap penyakit Crohn atau radang usus yang dideritanya. Pola makan SCD ini menghilangkan konsumsi gandum dan biji-bijian, susu, makanan yang diproses serta semua jenis gula kecuali madu. Pola makan ini hanya mengkonsumsi jenis makanan penuh gizi seperti sayur-sayuran, buah-buahan, daging dan kacang. 

Di akhir periode 12 pekan ini, delapan dari 10 pasien menunjukkan perbaikan besar dalam keadaan mereka dan memasuki remisi hanya dari perubahan pola makan ini. 

Makanan sebagai metode pengobatan nampaknya akan memiliki peran di luar jenis penyakit terkait peradangan saluran pencernaan, oleh karena banyak penyakit terkait peradangan yang bersifat kronis. Contohnya, jenis daging yang dipanggang dalam pola makan khas Amerika diperkirakan menyebabkan peradangan prostat yang kemudian berpotensi menyebabkan kanker prostat. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-Ma

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar