Jumat, 20 Juli 2018 | 01:48 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Arsene Wenger didakwa FA karena menghardik dan mendorong wasit

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<figure> <img alt="Arsene Wenger" src="http://c.files.bbci.co.uk/145BB/production/_93778338_wenger_rex.jpg" height="351" width="624" /> <footer>Rex Features</footer> <figcaption>Arsene Wenger meminta maaf setelah pertandingan Burnley hari Minggu dan mengatakan: &quot;Seharusnya saya menutup mulut sepenuhnya.&quot;</figcaption> </figure><p>Manajer Arsenal, Arsene Wenger, didakwa badan sepak bola Inggris Football Association, karena menghina dan mendorong seorang asisten wasit, dalam pertandingan melawan Burnley yang dimenangkan Arsenal 2-1.</p><p>Wenger mendorong ofisial keempat Anthony Taylor setelah dikeluarkan dari lapangan dalam pertandingan Liga Primer yang berlangsung hari Minggu (22/1).</p><p>Dia diusir karena reaksi kemarahannya saat penalti diberikan kepada Burnley, di menit ke-93, saat Arsenal unggul 1-0.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/09/160913_olahraga_arsenal_wenger">'Cinta Arsenal' membuat Wenger tolak tawaran PSG</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga-38562858">Ozil ingin dapat kepastian masa depan Wenger di Arsenal</a></li> </ul><p>Setelah pertandingan, Wenger, 67, meminta maaf. Dia diberi waktu sampai Kamis pukul 18:00 GMT (Jumat 01:00) untuk menanggapi dakwaan.</p><p>Sebuah pernyataan FA menyebutkan: &quot;Sekitar menit 92, Wenger diduga melontarkan kata-kata kasar dan / atau menghina terhadap ofisial keempat.</p><p>&quot;Lebih lanjut diduga setelah pengusirannya dari kawasan teknis lapangan, ia masih berperilaku yang sama di sekitar terowongan stadion dan melakukan kontak fisik dengan ofisial keempat, yang tergolong perilaku yang tidak patut.&quot;</p><figure> <img alt="Asisten wasit Anthony Taylor mengingatkan Wenger untuk meninggalkan kawasan lapangan, namun Wenger justru diduga mendorongnya." src="http://c.files.bbci.co.uk/16588/production/_93782519_wenger.jpg" height="549" width="976" /> <footer>Reuters</footer> <figcaption>Asisten wasit Anthony Taylor mengingatkan Wenger untuk meninggalkan kawasan lapangan, namun Wenger justru diduga mendorongnya.</figcaption> </figure><p>Setelah diusir ke tribun oleh wasit Jon Moss, Wenger meninggalkan lapangan tetapi berdiri di pintu masuk terowongan dan menolak untuk pergi sambil berusaha menyaksikan sisa beberapa menit pertandingan.</p><p>Saat Taylor menyerukannya untuk pergi, Wenger terlihat mendorongnya.</p><p>Ketika ditanya tentang apa yang telah menyebabkan pengusirannya, Wenger mengatakan: &quot;Begini, itu bukan sesuatu yang buruk. Saya mengatakan sesuatu yang Anda dengar setiap hari di dunia sepakbola. Secara umum, sembilan dari 10 kejadian seperti itu, Anda tidak akan diusir karenanya... &quot;</p><p>Dia menambahkan: &quot;Tapi jika saya adalah saya, dan saya harus menutup mulut sepenuhnya. Saya sebenarnya cukup tenang di sepanjang pertandingan, lebih dari biasanya..&quot;</p><p>Pada tahun 2012, manajer Newcastle waktu itu, Alan Pardew didenda 20.000 dan dilarang berada di lapangan dalam dua pertandingan karena mendorong asisten wasit saat pertandingan melawan Tottenham.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 21:37 WIB

Satlantas Jayapura ajak siswa tertib lalu lintas

Sosbud | 19 Juli 2018 - 21:25 WIB

Tiga persen jemaah calon haji Kudus `Risti`

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 21:12 WIB

AP I robohkan rumah warga penolak bandara

Pemilihan Presiden 2019 | 19 Juli 2018 - 21:01 WIB

Moeldoko dinilai figur tepat cawapres Jokowi

Pembangunan | 19 Juli 2018 - 20:50 WIB

Presiden Jokowi akan resmikan infrastruktur Gorontalo

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 20:39 WIB

Menteri PPN/Bappenas soroti rokok pembentuk garis kemiskinan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com