Senin, 22 Oktober 2018 | 05:16 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

MUI bantah bahas fatwa angpao imlek

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
<p>Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mengatakan MUI tidak pernah membahas ataupun mengeluarkan fatwa tentang angpao imlek.</p><p><br></p><p>"Berita tersebut adalah tidak benar, bohong dan mengandung unsur fitnah, kebencian serta adu domba antarumat beragama," kata Zainut di Jakarta, Rabu (25/1).</p><p><br></p><p>Pernyataan waktum MUI itu menanggapi adanya laman yang mengunggah berita berjudul "MUI Akan Bahas Fatwa Haram Mengenai Angpao Imlek, Masyarakat Berang".</p><p><br></p><p>Dia mengatakan berita terkait fatwa angpao Imlek itu berpotensi menimbulkan kegaduhan, kesalahpahaman dan dapat memicu konflik antarelemen masyarakat.</p><p><br></p><p>"Hal tersebut juga dapat mengganggu harmoni kehidupan umat beragama di Indonesia," ujarnya.</p><p><br></p><p>Untuk itu, kata Zainut, MUI meminta ke instansi pemerintah dan berwajib untuk menindaklanjuti perihal berita palsu (hoax) tersebut.</p><p><br></p><p>Salah satunya, dia meminta kepada aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas berita bohong tersebut dan menindak tegas pelakunya tanpa menunggu adanya pengaduan karena perihal itu adalah delik pidana umum.</p><p><br></p><p>Waketum MUI juga meminta Kementerian Informasi dan Komunikasi untuk secepatnya menutup laman yang mengunggah berita tersebut agar beritanya tidak menyebar.</p><p><br></p><p>Zainut juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh dan tidak ikut menyebarkan berita bohong tersebut demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di tengah kehidupan masyarakat.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

<p>Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mengatakan MUI tidak pernah membahas ataupun mengeluarkan fatwa tentang angpao imlek.</p><p><br></p><p>"Berita tersebut adalah tidak benar, bohong dan mengandung unsur fitnah, kebencian serta adu domba antarumat beragama," kata Zainut di Jakarta, Rabu (25/1).</p><p><br></p><p>Pernyataan waktum MUI itu menanggapi adanya laman yang mengunggah berita berjudul "MUI Akan Bahas Fatwa Haram Mengenai Angpao Imlek, Masyarakat Berang".</p><p><br></p><p>Dia mengatakan berita terkait fatwa angpao Imlek itu berpotensi menimbulkan kegaduhan, kesalahpahaman dan dapat memicu konflik antarelemen masyarakat.</p><p><br></p><p>"Hal tersebut juga dapat mengganggu harmoni kehidupan umat beragama di Indonesia," ujarnya.</p><p><br></p><p>Untuk itu, kata Zainut, MUI meminta ke instansi pemerintah dan berwajib untuk menindaklanjuti perihal berita palsu (hoax) tersebut.</p><p><br></p><p>Salah satunya, dia meminta kepada aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas berita bohong tersebut dan menindak tegas pelakunya tanpa menunggu adanya pengaduan karena perihal itu adalah delik pidana umum.</p><p><br></p><p>Waketum MUI juga meminta Kementerian Informasi dan Komunikasi untuk secepatnya menutup laman yang mengunggah berita tersebut agar beritanya tidak menyebar.</p><p><br></p><p>Zainut juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh dan tidak ikut menyebarkan berita bohong tersebut demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di tengah kehidupan masyarakat.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com