Jumat, 23 Juni 2017

Jokowi minta pasar rakyat tak kalah dengan mall

Senin, 30 Januari 2017 11:30

Presiden Jokowi berdialog dengan para pedagang, usai meresmikan Pasar Sambi, di Boyolali, Jawa Tengah, Senin (30/1) pagi. Foto: Setkab Presiden Jokowi berdialog dengan para pedagang, usai meresmikan Pasar Sambi, di Boyolali, Jawa Tengah, Senin (30/1) pagi. Foto: Setkab
Ayo berbagi!

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pasar Sambi di Desa Tempursari, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin (30/1) pagi. Dalam sambutannya, Presiden berharap jangan sampai pasar-pasar rakyat kalah dengan supermarket dan mall.

"Jangan sampai pasar-pasar rakyat kalah dengan mall, tidak boleh. Tolong sesudah ini diresmikan betul-betul sareng-sareng dijaga, sareng-sareng dirawat kebersihan terutama, sehingga pembeli datang semakin banyak-semakin banyak-semakin banyak,” pesan Presiden Jokowi. 

Pada kesempatan itu, seperti dikutip Setkab, Presiden Jokowi mengatakan bahwa biasanya yang namanya pasar tradisional, yang belum dibangun itu kumuh. Hal ini, ujarnya, terjadi dari Sabang sampai Merauke.

"Biasanya kumuh, reget, becek, ngga ada tempat parkir. Beda dengan sekarang, ada tempat parkir, sehingga yang belanja pakai mobil bisa parkir, yang belanja pakai sepeda motor bisa parkir. Itu memberikan kenyamanan,” kata dia.

Presiden Jokowi mengingatkan, pasar tradisional jika tidak dipelihara bersama-sama maka akan bisa kalah.

Ia menyebut, jika sekarang seperti di supermarket atau minimarket memakai AC, namun menurutnya di pasar tradisional sebetulnya tidak perlu memakai AC. Sebab, ia yakin asalkan rapi dan bersih dan konsumen atau pembeli disapa dengan ramah serta diberikan senyuman, maka pembeli akan ramai datang.

“Konsumen itu memang harus menjadi raja, konsumen dimanapun,” tutur Presiden.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga menitipkan pesan agar penjual di pasar trasional rapi bajunya, seperti saat ia datang meresmikan pasar tersebut. “Sekarang saya lihat rapi-rapi semua, cantik-cantik semua, karena pas mau saya mau datang. Saya titip itu saja, dirawat, dijaga, yang bersih,” tandas Presiden.

Usai memberikan sambutan, Presiden Jokowi menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian Pasar Sambi. Presiden pun secara simbolis menyerahkan celemek kepada 5 pedagang antara lain pedagang daging dan pedagang ayam.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim Pasar Sambi saya nyatakan dibuka dan diresmikan,” ujar Presiden seraya menggunting rangkaian bunga melati. Selanjutnya Presiden melakukan peninjauan dan berdialog dengan pedagang.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan ini Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Boyolali Seno Samodro. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar