Rabu, 20 Juni 2018 | 22:00 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Mengapa Valentine identik dengan cokelat?

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Pada Valentine, orang berlomba-lomba mencari cokelat untuk diberikan pada mereka yang dikasihinya. Profesor Rebecca Earle yang mempelajari sejarah makanan memetakan bagaimana cokelat menjadi penting pada hari Valentina.</p><p>Pada era Victoria, semua orang tahu potensi cokelat untuk merayu. Pria muda, kata Rebecca, sepertinya “tahu lewat insting” bahwa senjata untuk melamar adalah sekotak cokelat.</p><p>Buku etiket dan iklan cokelat juga mendorong sudut pandang bahwa pertukaran cokelat antara pria dan wanita adalah deklarasi cinta.</p><p>Memberikan sekotak cokelat untuk perempuan muda adalah cara pria memperlihatkan kasih sayangnya.</p><p>Karena cokelat diasosiasikan dengan pacaran dan seks, buku etiket pada era itu memperingatkan pada perempuan lajang untuk tidak menerima cokelat dari pria tak dikenal atau hubungannya tidak dekat.&nbsp;</p><p>Saat itu, tabu bagi perempuan untuk berinisiatif memberi cokelat pada pria. Hanya mereka yang berani yang melakukannya.&nbsp;</p><p>Apakah cokelat adalah makanan yang menstimulasi dorongan seksual? Tidak dari sisi ilmiah, tapi generasi Eropa saat itu berharap demikian.&nbsp;</p><p>Segelas cokelat panas yang sekarang kesannya lebih banyak diminum anak kecil sebelum tidur sebenarnya pernah dibalut nuansa seksual. Pria-pria pada zaman Victoria takut dipelet perempuan lewat segelas cokelat. Francisco de las Casas misalnya percaya bahwa gara-gara segelas cokelat dari Michaela de Orbea dia tidak bisa bercinta dengan perempuan lain.</p><p>Jadi, jika Anda ditawari segelas Cokelat pada Hari Valentine, pikir baik-baik sebelum Anda meminumnya. Bila mengikuti standar era Victoria, Anda mungkin sudah disuruh mulai mencari cincin kawin, demikian Independent. (Ant)</p><p>(Der)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 20 Juni 2018 - 21:59 WIB

Messi akan tebus kesalahan saat lawan Kroasia

Event | 20 Juni 2018 - 21:47 WIB

Panama nilai Belgia lebih berbahaya daripada Inggris

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:37 WIB

Simpang Gadog mulai lancar

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:28 WIB

Dishub awasi kapal cepat lebihi kapasitas

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:16 WIB

Kemenhub imbau maskapai dalam negeri akses penerbangan perintis

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:05 WIB

Kemenhub sambut positif pencabutan `EU Flight Ban`

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com