Senin, 25 Juni 2018 | 20:39 WIB

Daftar | Login

/

RI-AS tingkatkan kerja sama industri

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berupaya meningkatkan kerja sama ekonomi antara Indonesia dengan Amerika Serikat melalui perjanjian bilateral, yang diharapkan dapat memacu investasi dari Amerika Serikat ke Indonesia serta memperluas pasar ekspor bagi produk industri dalam negeri Indonesia.</p><p>"Karena menurut Pak Duta Besar, orientasi AS saat ini adalah pada perjanjian bilateral. Untuk itu, kami menyampaikan, perdagangan kedua negara harus ditingkatkan," kata Menteri Airlangga selepas bertemu Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr. di Kementerian Perindustrian, dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa (13/2).</p><p>"Bagi Indonesia, AS menjadi salah satu pasar yang sangat strategis," ujarnya menambahkan.</p><p>Kemenperin mencatat AS menjadi mitra dagang utama Indonesia yang ketiga setelah China dan Jepang dengan nilai total perdagangan pada periode Januari-Juli 2016 mencapai 13,02 miliar dolar AS, dengan neraca perdagangan mengalami surplus sebesar 5,23 miliar dolar AS atau naik 1,75 persen dibandingkan tahun 2015 yang hanya mencapai 5,14 miliar dolar AS.</p><p>Menurut Airlangga, kerja sama kedua negara khususnya di sektor industri perlu ditingkatkan lagi karena bersifat saling melengkapi.</p><p>"Selama ini, investasi Amerika masuk ke Indonesia utamanya di sektor industri padat modal dan teknologi," ujarnya sembari menambahkan Indonesia dapat mengisinya melalui industri yang cukup berdaya saing seperti kelompok sektor tekstil, pengolahan karet, kulit, barang kulit dan alas kaki, serta makanan dan minuman.</p><p>Airlangga juga menyampaikan pihaknya saat ini tengah mendorong perjanjian bilateral untuk meningkatkan ekspor industri tekstil Indonesia ke AS.</p><p>"Saat ini, produk tekstil kita kena bea masuk di sana sebesar 12,5 persen. Sedangkan, Vietnam sudah nol persen karena ada&nbsp;agreement&nbsp;kedua negara. Jadi, perjanjian tersebut juga akan mendongkrak daya saing produk kita," katanya.</p><p>Menperin juga meminta investor AS terus menanamkan modalnya di Indonesia terutama untuk memenuhi beberapa kawasan industri yang telah tersedia, misalnya kawasan industri di Dumai dan Tanjung Buton, Riau. Selanjutnya, kawasan industri di Berau-Kalimantan Timur, Gresik-Jawa Timur, Kendal-Jawa Tengah, serta Morowali-Sulawesi Tengah.</p><p>"Di Sulawesi, kami fokuskan untuk industri pengolahan mineral serta di Riau dan Kalimantan Timur menjadi kawasan industri untuk pengolahan CPO," sebutnya.</p><p>Airlangga juga berharap, tahun ini ada tambahan investasi atau ekspansi yang terealisasi dari pelaku industri AS, termasuk Apple yang akan membangun pusat inovasi di Indonesia.</p><p>"Pada semester pertama ini,&nbsp;innovation center&nbsp;mereka segera beroperasi. Mereka juga janji akan bangun lebih di tiga kota. Ini akan mendorong investasi berikutnya," paparnya. (Ant)</p><p>(Der)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 25 Juni 2018 - 20:36 WIB

Polri amankan terduga teroris di Lampung Selatan

Pilkada Serentak 2018 | 25 Juni 2018 - 20:26 WIB

Suasana Lumajang kondusif H-2 Pilkada Serentak 2018

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 20:15 WIB

Menhub resmikan tim ad hoc kasus kapal tenggelam

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 20:05 WIB

Mulai 1 Juli perjalan KA diberlakukan subsidi tarif parsial

Aktual Dalam Negeri | 25 Juni 2018 - 19:56 WIB

Satpol PP segel toko langgar aturan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com