Rabu, 26 April 2017

Curah hujan tinggi, petani ikan KJA Jatiluhur alami gagal panen

Selasa, 14 Februari 2017 15:35

Foto: Tita Sopandy Foto: Tita Sopandy
Ayo berbagi!

Akibat curah hujan tinggi, ratusan ton ikan di keramba jaring apung (KJA) Waduk Jatiluhur Purwakarta, Jawa Barat serta Waduk Cirata telah mengalami kematian sejak tiga hari terakhir.

Para petani KJA didua waduk tersebut kebanyakan mereka menanam ikan emas, ikan jambal, ikan patin, dan ikan nila. Sementara dengan curah hujan tinggi sejak sepekan terakhir ini, telah memiliki dampak terhadap para petani ikan dengan mengalami kerugian cukup besar. Dimana ikan yang ditanam tersebut terutama untuk jenis ikan mas telah mati, karena tidak adanya sinar matahari, sehingga air di dasar cukup dingin kemudian naik kepermukaan dengan membawa endapan lumpur dari sisa pakan ikan.

Salah satu petani di KJA Waduk Jatiluhur Purwakarta, Adang kepada Kontributor Elshinta, Tita Sopandy, Selasa (14/2) mengatkan, bahwa kematian ikan tersebut telah berlangsung sejak tiga hari terakhir, dengan jumlah paling besar tehadap ikan mas, dan sekitar 75 persen ikan mas yang ditanam mati, selain itu kematian juga terjadi pada ikan lainya yaitu ikan nila, patin, serta jambal, namun kematiannya tidak sebanyak ikan emas, karena jenis ikan tersebut masih dapat bertahan.

Para petani terpaksa memanen ikan lebih awal dengan menjual dibawah harga normal, karena dikhawatirkan akan mengalami kerugian yang lebih besar karena cuaca hingga saat ini masih buruk dengan curah hujan masih berlangsung.

Menurut salah satu pengurus paguyuban KJA Waduk Jatiluhur, Atik mengatakan, bahwa seluruh zona KJA di Waduk Jatiluhur telah mengalami ikan yang mati. Namun, pihaknya belum dapat menyebutkan prosentase persisinya, karena masih mendata serta para petani masih berusaha untuk menyelamatkan ikan-ikan yang masih ada, baik dengan di panen lebih awal maupun dipindahkan ke kolam yang ada di darat.

kematian ikan di dua waduk tersebut terutama menyerang pada jenis ikan emas, selain itu juga meski ikan lainya masih bertahan hidup diantaranya ikan nila, ikan jambal dan ikan patin namun masih juga mengalami kematian, namun jumlah krmatianya tidak sebanyak dari ikan mas.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar