Jumat, 28 April 2017

Pemilih yang mau pindah TPS bisa gunakan surat keterangan pindah pemilih

Selasa, 14 Februari 2017 15:25

Ayo berbagi!

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno mengatakan, bagi pemilih yang mau pindah TPS seperti para jurnalis yang tugas peliputan, para medis atau orang yang sakit bisa menggunakan surat keterangan pindah pemilih.

‘Ketentuannya memang H-3, tapi kalau dalam keadaan tertentu kita masih beri pertimbangkan," kata Sumarno ketika dihubungi lewat telepon oleh Reporter Elshinta.com Doddy Handoko, Selasa (14/2).

Pertimbangan yang dimaksud itu adalah Surat Keterangan Pindah Pemilih (SKPP), yang bisa didapatkan pada hari H pemilihan.  Peraturannya, warga Jakarta yang ingin memakai hak suara, namun TPS-nya tak sesuai dengan KTP harus mendafatar minimal H-3 dari waktu pemilihan, Rabu 15 Februari 2017.

Langkah SKPP yang pertama yaitu warga Jakarta bisa meminta surat keterangan tersebut ke TPS. Setelah mendapatkan, para petugas akan memberikan surat keterangan pindah pemilih dan namanya  tercantum di DPT.  Nama  mereka yang berada di TPS sesuai KTP akan dihapus agar tidak memilih dua kali di TPS yang berbeda.

"Warga Jakarta bisa minta ke TPS, nanti diberikan surat keterangan pindah pemilih dan namanya yang tercantum di DPT. Di TPS (sesuai KTP) akan dicoret sehingga tidak ada pemilih ganda dan mereka bisa memilih di TPS yang dituju," jelasnya.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar