Rabu, 20 Juni 2018 | 03:13 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

AS tuding Wapres Venezuela terlibat penyelundupan narkoba

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Pemerintah Amerika Serikat telah memberlakukan sanksi terhadap wakil presiden Venezuela, yang dituduh terlibat dalam penyelundupan narkoba internasional. </p><p>Perintah tersebut memasukkan Wapres Venezuela, Tareck el-Aissami, pada daftar &quot;gembong&quot; narkotika yang &quot;telah memainkan peran penting dalam penyelundupan narkoba internasional&quot;. </p><p>Sanksi itu juga diberikan pada pebisnis kaya Samark Bello yang disebut sebagai &quot;pengawal utama&quot; Aissami. </p><p>Aissami ditunjuk bulan lalu sebagai wakil presiden oleh Presiden Venezuela Nicolas Maduro. </p><p>Belum ada respons dari Maduro maupun Bello, namun Aissami sudah beberapa kali membantah soal keterkaitan dengan kriminal. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-38285574">Venezuela ganti uang kertas pecahan tertinggi dengan koin</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-37784597">Unjuk rasa di Venezuela, seorang polisi tewas terbunuh</a></li> </ul><p>Sanksi tersebut membekukan aset El-Aissami di AS sekaligus melarangnya masuk ke AS.</p><p>Pernyataan dari Kementerian Keuangan AS mengungkap bahwa El-Aissami telah memfasilitasi pengiriman narkoba dalam jumlah besar dari Venezuela melalui laut dan udara. Pernyataan itu juga menyebut bahwa El-Aissami dibayar oleh bos narkoba Venezuela, Walid Makled, untuk perlindungan pengiriman narkoba.</p><p>John E Smith, direktur sementara Kantor Pengendalian Aset Asing Kementerian Keuangan AS, mengatakan bahwa sanksi tersebut adalah &quot;puncak dari penyelidikan bertahun-tahun di bawah Undang-undang Gembong untuk menyasar penyelundup narkoba penting di Venezuela dan menunjukkan bahwa kekuasaan dan pengaruh tidak melindungi siapapun yang terlibat dalam aktivitas melanggar hukum ini.&quot; </p><p>&quot;Kasus ini menyoroti fokus kami yang berkelanjutan terhadap penyelundup narkoba dan siapapun yang membantu mencuci pemasukan ilegal itu melalui Amerika Serikat,&quot; katanya. </p><p>El-Aissami sebelumnya adalah gubernur Negara Bagian Aragua dan menjadi menteri dalam negeri dan kehakiman di Venezuela sejak 2008 sampai 2012. </p><p>Media AS, mengutip dokumen intelijen yang bocor, melaporkan bahwa El-Aissami juga tengah diselidiki di AS terkait dugaan hubungan dengan kelompok militan Hizbullah. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160706_dunia_venezuela_makan">Ratusan perempuan Venezuela terobos perbatasan karena lapar</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/10/161021_dunia_listrik_padam_venezuela">Listrik gedung parlemen Venezuela padam ketika bahas sektor energi</a></li> </ul><p>Saat menjabat menteri dalam negeri, paspor ilegal Venezuela kerap berada di tangan anggota kelompok Libanon tersebut, menurut laporan tersebut. </p><p>Awal bulan ini, 34 anggota Kongres AS mengirim surat pada Presiden AS Donald Trump meminta sanksi terhadap pejabat Venezuela. </p><p>Menurut mereka, penunjukan El-Aissami sebagai wakil presiden menjadikannya urutan kedua sebagai pemimpin Venezuela berikutnya yang, menurut mereka, &quot;bermasalah mengingat keterkaitannya dengan penyelundupan narkoba dan organisasi teroris&quot;.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aplikasi | 19 Juni 2018 - 20:52 WIB

Instagram akan hadirkan fitur pelacak aktivitas

Aplikasi | 19 Juni 2018 - 20:39 WIB

YouTube Music dan YouTube premium telah resmi dirilis

Megapolitan | 19 Juni 2018 - 20:28 WIB

Jokowi berikan jaket olahraga ke pengunjung KRB

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 19:48 WIB

Sistem buka-tutup diberlakukan di Jalur Nagreg

Arestasi | 19 Juni 2018 - 19:37 WIB

Polres Sukabumi tangkap tiga pelaku pembunuhan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com