Rabu, 20 Juni 2018 | 22:05 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Lagu Adele bikin sedih, ini penjelasan ilmiahnya

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Muhammad Iqbal Fauzan    |    Editor : Administrator
Adele
Adele
<p>Lagu Adele, "Hello" dipercaya banyak orang menjadi lagu ballad yang enak didengar jika sedang mengalami hal buruk.</p><p>Rupanya, melodi-melodi tertentu mungkin bisa membuat kita merasa senang atau sedih, jika pendengarnya&nbsp; mengikuti pola ujaran tertentu yang punya asosiasi dengan emosi tertentu.</p><p>Para peneliti Universitas McMaster di Kanada menduga para komposer lagu Eropa termasuk Chopin dan Johann Sebastian Bach menggunakan isyarat ujaran untuk membuat karya-karyanya membangkitkan emosi.</p><p>Kebahagiaan dihasilkan dari menirukan pola ujaran bahagia, yakni nada suara yang lebih tinggi dan ketukan yang cepat.</p><p>Kesedihan, sebaliknya, menggunakan nada suara yang lebih rendah dan ketukan yang lebih lambat.</p><p>Guna mengetes teori itu, para peneliti menganalisa kombinasi 72awal sajak (prelude) dari Bach dan Chopin. Semua karya dipilih berdasarkan signifikansi dan popularitasnya.&nbsp;</p><p>Mereka mengidentifikasikan pola-pola dalam karya yang memberi informasi nada emosional dalam lagu.</p><p>"Yang kami temukan adalah bukti baru bahwa komposer individual cenderung menggunakan isyarat dalam musik mereka serupa dengan penggunaan isyarat-isyarat tersebut dalam ujaran emosional," kata pemimpin peneliti Michael Schutz dalam sebuah pernyataan yang dikutip realsimple.com.</p><p>Karya-karya bahagia digubah dalam kunci-kunci mayor kebalikan dengan karya-karya sedih yang digubah dalam kunci-kunci minor.</p><p>Penemuan tersebut baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Frontiers of Psychology: Cognition.</p><p>Jadi bagaimana bisa riset tentang musik klasik ini berhubungan dengan lagu ballad-nya Adele?</p><p>"Meski studi saya soal musik klasik, saya menduga prinsip-prinsip serupa juga dipakai di (lagu Adele)," kata Schutz dalam sebuah surel.</p><p>"Dari sudut pandang akustik, lagu itu dimulai dengan suara 'jarang' menyeramkan dalam ketinggian nada dan rata-rata hentakan yang pelan. Itu menyebabkan mood yang melankolis, yang kemudian Adele ubah di bagian lagu selanjutnya ketika derajat energi mulai naik sedikit." (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 20 Juni 2018 - 21:59 WIB

Messi akan tebus kesalahan saat lawan Kroasia

Event | 20 Juni 2018 - 21:47 WIB

Panama nilai Belgia lebih berbahaya daripada Inggris

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:37 WIB

Simpang Gadog mulai lancar

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:28 WIB

Dishub awasi kapal cepat lebihi kapasitas

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:16 WIB

Kemenhub imbau maskapai dalam negeri akses penerbangan perintis

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:05 WIB

Kemenhub sambut positif pencabutan `EU Flight Ban`

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com