Rabu, 22 Februari 2017

LIPPSU: Penataan drainase Kota Medan dinilai mulai bagus

Rabu, 15 Februari 2017 18:22

Foto: Heru Rahmad Kurnia. Foto: Heru Rahmad Kurnia.
Ayo berbagi!

Pemerintah Kota Medan mulai melakukan penataan terhadap drainase-drainase yang ada di wilayah Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Beberapa wilayah yang selama ini menjadi langganan banjir atau genangan air jika terjadi hujan deras, kata Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik, sekarang ini sudah terlihat bagus dan tidak lagi muncul keluhan dari warga.

"Penataan drainase yang dilakukan Pemerintah Kota Medan ini anggarannya tidak sedikit," kata Azhari AM Sinik kepada wartawan termasuk Kontributor Elshinta, Heru Rahmad Kurnia di Medan, Rabu (15/2).

Tentunya, kata Azhari, dengan biaya yang besar dan kerja keras Dinas Bina Marga Pemko Medan dibawah kepemimpinan Kepala Dinas Bina Marga Kota Medan Khairul Syahnan dalam menata drainase di Kota Medan, semestinya didukung juga oleh Pemprov Sumut dalam hal ini Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang.

Artinya, sebut Azhari, perlunya dukungan dari Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumut dalam hal mengkorelasikan drainase jalan kota dan drainase jalan provinsi serta jalan nasional, dalam hal ini Kementerian PU Direktorat Jenderal Cipta Karya.

"Ada beberapa wilayah di Kota Medan yang drainase-nya tidak terkoneksi dengan drainase jalan provinsi dan jalan nasional. Seperti yang kita lihat di kawasan Jalan Perjuangan Medan. Drainase yang dibangun di sepanjang Jalan Perjuangan tidak terkoneksi dengan baik dengan Jalan Williem Iskandar (jalan provinsi)," ujarnya.

Menurut Azhari, jika pemerintah provinsi juga melakukan perbaikan drainase di Jalan Williem Iskandar, maka akan terkoneksi dengan baik dan tidak ada lagi banjir atau genangan air di kawasan itu.

Azhari juga menyampaikan, pembangunan drainase kota di kawasan Jalan Denai Sukaramai yang hilirnya masuk ke drainase kota Jalan Mandala By Pass Medan juga belum terkoneksi secara maksimal.

"Walau sudah terkoneksi dengan drainase provinsi (Jalan Selamat Kataren) tetapi tidak masimal terkoneksi ke drainase jalan nasional yakni Jalan Letda Sujono," katanya.

Azhari berharap, Pemprovsu dan Pemerintah Pusat dapat mendukung pembanguan drainase Kota Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumut.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar