Rabu, 28 Juni 2017

Ini 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Online Shopper

Kamis, 16 Februari 2017 14:00

courtesy https://www.cermati.com/artikel/ini-5-kesalahan-yang-sering-dilakukan-online-shopper courtesy https://www.cermati.com/artikel/ini-5-kesalahan-yang-sering-dilakukan-online-shopper
Ayo berbagi!

Shopping atau berbelanja merupakan salah satu kegiatan yang mengubah mood dan juga menimbulkan rasa senang. Berbelanja menjadikan sebuah barang yang diinginkan menjadi milik kita dan menimbulkan rasa puas. Meskipun harus mengeluarkan dana dan biaya yang tidak murah. Maka dari itu jika sedang berbelanja dan menginginkan suatu barang namun Anda tidak bisa membelinya akan ada perasaan kesal dan menyesal.

Sekarang ini internet dapat memudahkan segala transaksi, termasuk transaksi jual-beli (belanja online). Kecanggihan teknologi saat ini sudah termasuk kedalam sistem bisnis dan keuangan. Untuk itulah online shopping atau berbelanja secara online tumbuh dengan pesat.

Sayangnya ada beberapa kasus yang menyebabkan beberapa orang agak takut untuk berbelanja di internet. Mungkin karena banyaknya kasus penipuan pedagang. Padahal ada juga beberapa kesalahan yang dilakukan shopper, bahkan mungkin pernah Anda lakukan. Apa saja?

1. Tidak Teliti

tidak teliti

Tidak Teliti via firstlightfcu.org

 

Terkadang beberapa barang sudah dijelaskan secara rinci dalam keterangan oleh penjual. Sayangnya beberapa online shopper lalai dan malas untuk membaca penjelasan dan keterangan yang memang sering diletakkan khusus di daerah aturan dan perjanjian bukan dalam katalog ketika Anda belanja atau gambar yang akan Anda beli dalam sebuah website. Karena rasa malas ini tak jarang barangnya yang datang, rusak, cacat dan juga tidak sesuai dan pada akhirnya menyalahkan pedagang.

Risiko berbelanja online memang besar, barang yang tidak sesuai, warna yang salah, human error dan kerusakan saat pengiriman. Oleh karena itu Anda harus teliti dan cekatan sebelum berbelanja online. Mungkin beberapa pedagang juga tidak meletakkan keterangan dengan jelas dan lainnya. Nah, tugas Anda adalah menanyakan dengan detail dan jadilah konsumen yang kritis.

2. Menanyakan Ongkos Kirim

Beberapa website telah menyediakan jasa yang sangat baik untuk melihat harga ongkos kirim, baik di internet maupun di ponsel. Sayangnya beberapa masyarakat Indonesia yang berperan sebagai pembeli langsung menanyakan ongkos kirim tapi belum melakukan pemesanan. Padahal seharusnya tanyakan dulu terkait barang dagangan dan pemesanan.

Anda berhak bertanya soal ongkos kirim jika memang sudah melakukan pemesanan sebelum melakukan transfer pembayaran. Anda juga bisa bertanya apakah jenis perusahaan apa yang digunakan untuk mengirim barang.

Baca Juga : Strategi Sukses Menjadi Miliader dari Bisnis Online

3. Menanyakan Pengiriman

menanyakan pengiriman

Menanyakan Pengiriman via grandjunctioninc.com

 

Beberapa online shopper di Indonesia masih belum bisa menerima cara belanja modern ini, meskipun mereka sering menggunakan jasanya atau kegiatan belanja online. Contohnya dimana beberapa orang masih mengatakan bahwa penjual lambat dan lainnya. Padahal barang sudah dimasukkan kedalam agen kurir secepat mungkin. Selain itu jasa pengiriman juga sudah memberikan resi yang membantu Anda melacak barang dan dokumen pengiriman Anda. Hanya saja beberapa shopper justru malah mengomel akan lambatnya pengiriman.

Padahal perlu diketahui bahwa barang yang dikirim dalam keadaan baik dan sesuai oleh toko, kemudian dimasukkan ke jasa pengiriman serta telah mengirimkan resi maka barang tersebut sudah bukan tanggung jawab penjual. Melainkan sudah menjadi kewajiban pembeli karena barang sudah dianggap pindah tangan.

4. Diskon Ongkir (Ongkos Kirim)

Diskon ongkir merupakan kesalahan selanjutnya yang diminta oleh pembeli. Mereka meminta diskon karena banyaknya penjual yang menggunakan marketing “free ongkir” atau bebas ongkir. Padahal logikanya ongkos kirim tidak bisa dipotong melainkan biaya dagangan yang di diskon atau dikurangi.

Beberapa orang merasa hal tersebut sama saja dan meminta pemotongan ongkos kirim. Jika Anda bisa mendapatkan barang di toko dengan pengiriman lebih dekat, dengan harga yang sedikit lebih mahal silahkan hitung kembali. Tentu lebih untung dengan ongkir murah dan harga mahal jika perbedaannya tidak terlalu jauh. Maka barang akan cepat sampai ke rumah Anda.

Baca Juga : Mau Pintar Bisnis online? Kenali Istilah Ini

5. Human Error

human error

Human Error via razoredge-media.co.uk

 

Human error memang sering terjadi pada penjual, misalnya barang yang dikirim salah atau barang yang diminta cacat dan tidak layak digunakan. Namun, jangan salah beberapa shopper  juga sering mengalami human error. Misalnya salah menuliskan alamat,  nomor hp dan juga nama yang salah. Penjual tidak akan tahu data mana yang benar atau salah karena mereka hanya mengetahui informasinya berdasarkan data yang Anda kirim.

Pintar dan Bijak dalam Berbelanja Online

Pahami dan pelajari segala hal yang dibutuhkan ketika Anda akan melakukan pembelian Online karena beberapa toko online memiliki beberapa kebijakan dan cara yang berbeda. Jika perlu bertanya kepada orang lain mengenai bagaimana belanja online dan site atau toko online manakah yang aman untuk berbelanja online.

Baca Juga : Facebook vs Instagram, Mana yang Lebih Baik untuk Bisnis Online?

 

Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di Cermati.com

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar