Selasa, 12 Desember 2017

Liga Champions: Arsenal 'ambruk secara mental,' Real Madrid bangkit

Kamis, 16 Februari 2017 10:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!
Arsene Wenger
Rex Features
Tim Arsene Wenger tersingkir dari babak perdelapan final Liga Champions dalam enam musim terakhir.

Arsenal 'ambruk secara mental' di laga pertama perdelapan final Liga Champions melawan Bayern Muenchen yang berakhir dengan kekalahan berat, kata manajer Arsene Wenger.

The Gunners menderita kekalahan 5-1 di Allianz Arena, membuat mereka hampir pasti tersingkir di babak sistem gugur pertama untuk ketujuh kainya berturut-turut.

"Sulit untuk menjelaskannya," kata Wenger BT Sport.

"Beberapa saat sebelum babak pertama beraskhir kami mendapat dua peluang bagus untuk mencetak gol. Kami juga kembali bangkit (setelah ketinggalan 0-1) dan bermain dengan baik di babak pertama."

"Di babak kedua kami kehilangan Koscielny sangat cepat - terjadi saat kedudukan 1-1 - dan akhirnya kami ambruk. Tapi Bayern tampil lebih baik juga."

"Saya merasa gol ketiga adalah pembunuh bagi pemain kami karena setelah itu kami tidak bisa mennanggapinya."

Arjen Robben membawa Bayern unggul lewat gol di menit ke 11, tapi Arsenal melawan dan menyamakan kedudukan ketika Alexis Sanchez menindak-lanjuti tembakan penaltinya yang gagal di menit ke 30.

Namun, di babak kedua The Gunners menyerah, saat Bayern unggul dalam jangka waktu 10 menit saat Robert Lewandowski memulihkan keunggulan Bayern sebelum Thiago Alcantara mencetak dua gol.

Times journalist Oliver Kay tweet
OliverKayTimes
Oliver Kay, wartawan Times: Jumpa pers pasca pertandingan Wenger berlangsung 2 menit 57 detik, yang hampir sama dengan jarak antara gol kedua dan ketiga Bayern.

Thomas Muller yang tampil sebagai pemain pengganti mencetak gol jelang pertandingan berakhir untuk menaburkan garam di atas luka berat Wenger dan Arsenal.

Ketika ditanya apakah Arsenal membutuhkan 'keajaiban' untuk melaju, Wenger menjawab: "Tentu saja."

Pelatih asal Prancis itu hanya memberikan tiga pertanyaan dalam wawancara resmi pasca-pertandingan yang berlangsung kurang dari tiga menit.

Kemenangan ini mencatatkan rekor baru kemenangan kandang suatu tim di Liga Champions, dengan 16 kemenangan.

Carlo Ancelotti (left) and Thomas Muller
AFP
Ini musim pertamanya di Bayern Muenchen bagi pelatih dengan tiga piala Liga Champions, Carlo Ancelotti.

Boss Bayern Muenchen, Carlo Ancelotti yang tiga kali memenangkan Liga Champions bersama AC Milan dan real Madrid menganggap, mereka harus bekerja keras di laga kedua di Stadion Emirates, 7 Maret mendatang.

"Kami bermain baik sekali, tapi itu bukan pertandingan final. Dan sayangnya masih ada laga kedua," katanya.

"Hasil ini sangat penting, taki kami tak mau membuat kesalahan. Kami memili keunggulan sekarang, namun kita tetap harus bersiap untuk laga kedua di London."

Real Madrid
Getty Images
Real Madrid kini mencatat 34 kemenangand ari 38 pertandingan kandang Liga Champions.

Dalam pertandingan lain, Real Madrid mengalahkan Napoli 3-1.

Lorenzo Insigne mengguncangkan Stadion Bernabeau ketika mencetak gol untuk Napoli saat pertandingan baru berjalan delapan menit. Namun Madrid bangkit dan menyamakan angka lewat gol Karim Benzema sepuluh menit kemudian.

Di babak kedua Madrid menambah dua gol lewat Tony Kroos (menit 49), dan Casemiro (menit 54).

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar