Jadi sebab kemacetan, lapak PKL di Majalaya dibongkar
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB | Penulis : | Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto : Istimewa
<p>Sekitar 100 personel anggota Satpol PP yang dibantu oleh sejumlah aparat Kepolisian dan TNI, melakukan aksi pembongkaran terhadap 102 unit bangunan liar pedagang kaki lima (PKL) yang menempati badan jalan di kawasan jalan eks Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang selama ini selalu menjadi penyebab kemacetan di kawasan tersebut.</p><p>Kepada Kontributor Elshinta, Asep Zikri, Kamis (17/2) pagi, Kapolsek Majalaya Polres Bandung, Kompol Sumaryoto mengatakan bahwa sebelum dilakukan aksi pembongkaran, pihaknya telah menyampaikan beberapa kali imbauan agar pada PKL tersebut tidak berjualan di badan jalan kawasan itu. Namun, menurutnya, para pedagang tidak menggubris imbauan tersebut.</p><p>"Maka dari itu, kami melakukan tindakan pembongkaran ini, karena imbauan kami tidak digubris para pedagang," ucapnya. </p><p>Sementara itu, proses pembongkaran ini berjalan dengan aman dan tidak ada aksi tegang antara petugas dengan pedagang.</p><p>"Para pedagang nampaknya sudah menyadari kesalahannya, bahwa tempat mereka berdagang di badan jalan ini sering jadi pemicu kemacetan di Majalaya," jelasnya.</p><p>Sumaryoto menambahkan, setelah dilakukan aksi pembongkaran ini rencananya para pedagang yang berjualan di kawasan tersebut akan dipindahkan ke kawasan Jalan Stasiun Lama.</p><p>Diharapkan dengan dilakukannya aksi pembongkaran ini jalan di kawasan tersebut bisa mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan itu. </p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 19 November 2018 - 00:00 WIB
<P>Gubernur Bali I Made Mangku Pastika menanggapi serius Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014...
Minggu, 22 April 2018 - 08:04 WIB
<p>Aparat kepolisian Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus tersangka pembawa 20...
Minggu, 22 April 2018 - 07:04 WIB
<p>Pencarian terhadap Wakapolres Labuhan Batu Kompol Adi Chandra yang tenggelam di perairan De...
Minggu, 22 April 2018 - 06:04 WIB
<p>Gempa bumi berkekuatan 5,1 Skala Richter mengguncang Provinsi Aceh pada pukul 22.16 WIB.<...
Minggu, 22 April 2018 - 06:04 WIB
<p>Kapal boat yang ditumpangi rombongan Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang dilaporkan ...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok bikin acara unik yaitu pasar kaki lima ala betawi di ...
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 WIB
<p>Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat menyerahkan Alat Peraga Kampanye (APK) kepada...
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 WIB
<p>Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta pembangunan Jembatan Widang di Kabupaten Tuban yang am...
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 WIB
<p>PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku Papua konsisten merealisasikan BB...
Sabtu, 21 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Semangat Kartini masih terus terasa hingga sekarang dan para wanita sudah menunjukkan peran...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 157
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 134
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once