Sabtu, 24 Juni 2017

Dua begal tewas dihabisi warga Kandanghaur

Kamis, 16 Februari 2017 12:26

Foto: Ilustrasi elshinta.com Foto: Ilustrasi elshinta.com
Ayo berbagi!

Dua begal sepeda motor tewas seketika di tangan massa. Namun, empat pelaku lainnya lolos dari sergapan warga.

Kejadian bermula saat korban, Yuni Haryanto (49) dan Arief Rahman (23), masing-masing mengendarai motor, melaju beriringan melintas di Jalan Raya Pantura, Desa Karanganyar, Blok Cilet, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (15/2) dini hari kemarin, seperti dikutip dari laman NTMCPolri.

Tiba-tiba, bapak dan anak tersebut, yang tengah dalam perjalanan pulang dari Jakarta ke Cirebon, dipepet enam pelaku berboncengan menunggangi tiga unit motor.

“Yuni menyuruh anaknya (Arief) tancap gas. Tapi pelaku keburu memepet motor Arief. Seorang pelaku memukul helm Arief dengan golok, pelaku lainnya mencabut kunci motor,” kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus.

Saat itu, Arief berontak. Ia mencoba mempertahankan motor Yamaha BG7 hitam nopol E 4586 BY yang hendak digondol pelaku. “Pelaku memukulinya,” kata Yusri.

Melihat kejadian tersebut, Yuni langsung menghentikan laju motor Yamaha Vixion hitam E 4084 BO miliknya untuk menolong sang anak. Namun pelaku lainnya menghampiri dan menodongkan benda berbentuk pistol yang belakangan diketahui ternyata pemantik api. Yuni memilih lari untuk mendekat ke permukiman warga.

“Kedua korban berteriak meminta tolong,” kata Yusri.

Pelaku langsung kocar kacir sambil membawa kabur motor milik Arief. Seketika masyarakat setempat mengepung dan mengejar para begal.

“Empat pelaku melarikan diri dan dua pelaku yang tertangkap oleh masyarakat. Lalu massa mengeroyok dua pelaku itu hingga meninggal di lokasi,” kata Yusri.

Sejumlah personel Polsek Kandanghaur sigap mendatangi tempat kejadian perkara. Diketahui salah satu pelaku yang tewas bernama Raden Andi Kholifah, sedangkan satu pelaku lagi tanpa identitas. Jenazah dua begal tersebut dibawa ke RS Bhayangkara.

“Polisi menyelidiki lebih lanjut terhadap kelompok pelaku yang belum tertangkap dan juga kasus pengeroyokan oleh masyarakat,” kata Yusri.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar