Jumat, 28 April 2017

BNPB sebut 7000 jiwa terkena banjir Sungai Ciliwung

Kamis, 16 Februari 2017 14:03

Foto: Dody Handoko. Foto: Dody Handoko.
Ayo berbagi!

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis Kamis (16/2), mengatakan, berdasarkan data sementara yang dihimpun Pusdalops BPBD DKI Jakarta, banjir merendam permukiman di Bantaran sungai Cilwung dan sebagian Kali Cipinang. Sebanyak 7.788 jiwa atau 3.393 KK terdampak langsung banjir itu.

Tempat tinggal terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 10 – 150 centimeter. Daerah yang terendam banjir adalah di Jakarta Timur meliputi Kecamatan Ciracas (Kelurahan Cibubur dan Kelurahan Rambutan), Kecamatan Kramat Jati (Kelurahan Cililitan dan kelurahan Cawang), dan Kecamatan Jatinegara (Kelurahan Kampung Melayu dan Kelurahan Biadara Cina).

“Hujan deras yang turun di hulu dan tengah Sungai Ciliwung kemarin sore mencapai level Siaga 2. Hujan itu telah menyebabkan banjir di permukiman di bantaran Sungai Ciliwung di Jakarta sejak dini hari tadi hingga sekarang,” jelas Sutopo.

Daerah yang cukup parah terendam banjir hingga ketinggian 150 centimeter adalah Kelurahan Cawang dengan 1.188 KK atau 3.896 jiwa sebagai korban. Di Kelurahan Kampung Melayu juga terendam banjir hingga ketinggian 100 Cm dengan masyarakat yang terdampak 443 KK atau 1.456 jiwa.

Hingga saat belum ada laporan jumlah pengungsi. Sebagian banjir telah surut. Kondisi sungai di Jakarta saat ini normal dan Siaga 3. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada Karena potensi hujan berintensitas tinggi masih berpeluang terjadi. Puncak hujan diperkirakan sampai akhir Februari mendatang. (Dody/SiK)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar