Senin, 29 Mei 2017

Kemenkopolhukam akan bentuk satgas propaganda, agitasi dan provokasi

Kamis, 16 Februari 2017 15:05

Foto: Dody Handoko. Foto: Dody Handoko.
Ayo berbagi!

Menko Polhukam Wiranto mengatakan akan membentuk Satgas Propaganda, Agitasi dan Provokasi (ProApro). Satgas dibentuk untuk memerangi kabar-kabar bohong atau hoax yang meresahkan masyarakat dan menggangu eksistensi negara.

Dengan perkembangan teknologi yang luar biasa ini, propaganda yang ada sekarang lebih canggih dan hebat. Bahkan, agitasi yang disebarkan di media sosial kadang sulit dilacak akibat kecanggihan teknologi yang digunakan.

Menurutnya, sumbernya tersembunyi dan setiap orang bisa melakukan kegiatan seperti itu. Ada satu lawan yang tidak kelihatan. Tapi suaranya dan tulisannya tetap muncul tapi orangnya tidak muncul. Hal Ini masalah bangsa, masalah nasional, masalah yang akan ganggu eksistensi negara.

“Jadi ada upaya-upaya untuk mencoba memisahkan dua unsur antara rakyat dan pemerintah oleh berbagai propaganda yang menyesatkan,” kata Wiranto di Hotel Royal Kuningan, Jalan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (16/2).

Hal ini pula yang juga digunakan untuk kepentingan terorisme dan radikalisme. Media sosial dianggap metode yang tepat dalam melancarkan propaganda, agitasi dan provokasi.

"Saya mengajak seluruh kementerian lembaga terkait untuk lebih memahami, mendalami, mengerti mengenai bahaya satu aksi yang masuk dalam kategori propaganda, agitasi dan provokasi lewat dunia maya yang juga dimanfaatkan oleh para pelaku terorisme dan radikalisme," tambahnya. (Dody/SiK)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar