Senin, 24 April 2017

IPW minta penanganan kasus kematian Nazarudin diawasi tim independen

Kamis, 16 Februari 2017 16:46

Foto: Dody Handoko. Foto: Dody Handoko.
Ayo berbagi!

Babak baru kasus kematian Nazaruddin patut dicermati. Polri diharapkan profesional menuntaskannya dan semua penyidik yang terlibat dalam menangani kasus Nazaruddin perlu dinonaktifkan dari jabatannya agar proses kasus ini tidak masuk dalam ranah konflik kepentingan.

Selain itu proses penanganannya perlu diawasi Tim Independen mengingat banyaknya kejanggalan dalam proses pengungkapan kasus kematian Nazaruddin tersebut.

“Indonesia Police Watch (IPW) berharap Polri segera mengusut laporan Antasari maupun laporan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar kasus kematian Nazaruddin terang benderang,” kata Neta S Pane, Ketua Presidium Ind Police Watch dalam rilis tertulis, kamis (16/2).

“Sehingga akan terungkap apakah ada unsur politis di balik kasus ini, apakah ada intervensi kekuasaan atau justru penyidik Polri yang tidak profesional. Bagaimana pun apa yang diungkapkan Antasari dalam kasus terbunuhnya Nazaruddin menjadi isu baru yang harus diungkapkan polri,” tambahnya.

Menurutnya, selama ini laporan Antasari soal hilangnya baju Nazaruddin dan tentang SMS palsu seperti tidak "digubris" Polri. Sehingga kasus ini tidak selesai secara tuntas dan terang benderang.

“Untuk itu agar kasus ini tuntas semua penyidik yang terlibat dalam penanganan kasus Nazaruddin segera dinonaktifkan. Tujuannya agar kejanggalan-kejanggaalan dalam kasus ini bisa diungkapkan. Antara lain, sebelum dibawa ke kantor polisi, orang-orang yang disebut sebagai eksekutor dibawa kemana,”paparnya.

Ia mengatakan lebih lanjut, “Apakah ada pihak lain yang terlibat dalam membantu polisi saat menangkap orang-orang yang disebut sebagai eksekutor dan siapa mereka? Kemana hilangnya baju Nazaruddin ?Kemana sopir Nazaruddin yang menjadi saksi kunci kematian itu? Kemana Rani ? Kemana sepeda motor yang katanya digunakan dalam mengeksekusi Nazaruddin dll. Kejanggalan-kejanggalan ini perlu diungkap ulang”, bebernya. (Dody/SiK)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar