Rabu, 20 Juni 2018 | 22:02 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Neta : 'Jika kasus Antasari dibuka lagi kapolda Metro Jaya harus dinonaktifkan'

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Dody Handoko.
Foto: Dody Handoko.
<p>Indonesian Police Watch (IPW) mendukung 1000 persen kasus Antasari dibuka lagi.&nbsp;&nbsp;Kunci jawaban dari apa yang dipaparkan Antasari itu&nbsp;&nbsp;ada di irjen Iriawan dan Kapolda Metro Jaya saat itu serta Kapolri waktu itu. Jika kasus ini hendak dibuka lagi para petinggi Polri itu harus diperiksa.</p><p>&nbsp;</p><p>“Tapi apa mungkin Polri mau memproses kasus yang diungkap Antasari ini dengan tuntas? Mengingat para penyidik Polri yang menangani kasus kematian Nazaruddin sudah menjadi pejabat tinggi di institusinya, ” kata Neta S Pane, Ketua Presidium Ind Police Watch dalam rilis tertulis, Kamis (16/2).</p><p>&nbsp;</p><p>Ia menambahkan, “Jika kasus Antasari&nbsp;&nbsp;mau dibuka lagi&nbsp;&nbsp;maka Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan harus dinonaktifkan dari jabatannya agar tidak terjadi konflik kepentingan. Sebab saat itu Iriawan lah sebagai Direskrimum yang mempimpin penanganan kasus kematian Nazaruddin dan menangkap Antasari,” paparnya.</p><p>&nbsp;</p><p>Menurutnya,&nbsp;&nbsp;melihat semua itu tentu sangat mustahil untuk membuka kembali kasus kematian Nazarudin dan membuka apa yang diungkap Antasari. Risikonya jika Polri tidak menuntaskan kasus ini secara transparan, Antasari harus siap siap menghadapi laporan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan tuduhan fitnah, pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter oleh mantan presiden tersebut.</p><p>&nbsp;</p><p>“Sebagai mantan Jaksa dan mantan ketua KPK, Antasari hrsnya berpikir ulang untuk membuat tuduhan pada SBY karena pada dasarnya tuduhan itu akan sulit dibuktikan dan kuncinya ada di Polri yangg tentunya Polri tidak akan mau memberikan kunci itu,”ungkapnya.</p><p>&nbsp;</p><p>Sementara orang-orang yang disebutkan Antasari tentu akan membantah semua ucapan mantan Ketua KPK tersebut karena tidak ada bukti yang menguatkan. Akibatnya Antasari akan terjepit sendiri karena akan dilaporkan SBY telah melakukan fitnah, pencemaran nama baiknya.</p><p>&nbsp;</p><p>Apalagi di sepanjang pemeriksaan, baik di Polri maupun di Pengadilan, tidak pernah disebutkan kasus kematian Nazaruddin dan kasus penangkapan Antasari berkaitan dgn kasus penangkapan Aulia Pohan.</p><p>&nbsp;</p><p>“Bahkan di pledoinya pun , Antasari tidak pernah mengungkapkan hal ini. Terlepas dari hal itu babak baru kasuss kematian Nazaruddin ini menarik untuk dicermati,”tandasnya. (Dody/SiK)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 20 Juni 2018 - 21:59 WIB

Messi akan tebus kesalahan saat lawan Kroasia

Event | 20 Juni 2018 - 21:47 WIB

Panama nilai Belgia lebih berbahaya daripada Inggris

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:37 WIB

Simpang Gadog mulai lancar

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:28 WIB

Dishub awasi kapal cepat lebihi kapasitas

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:16 WIB

Kemenhub imbau maskapai dalam negeri akses penerbangan perintis

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:05 WIB

Kemenhub sambut positif pencabutan `EU Flight Ban`

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com