Rabu, 26 April 2017

Satgas Saber Pungli Sukoharjo dilantik Bupati

Kamis, 16 Februari 2017 19:34

Foto: Kontributor Elshinta, Deni Suryanti. Foto: Kontributor Elshinta, Deni Suryanti.
Ayo berbagi!

Bupati Sukoharjo melantik tim satuan tugas pemberantasan pungutan liar atau pungli, Kamis (16/2). Pemerintah daerah, Polres, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri dan juga TNI masuk menjadi satgas sapu bersih pungli (saber pungli). Tim mulai bekerja setelah dilantik dengan mengutamakan pencegahan dan pemberantasan pungli diseluruh jajaran.

Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya menegaskan, pembentukan satgas saber pungli ini didasarkan pada Peraturan presiden (PP) No.87 tahun 2016 tentang pembentukan satuan tugas sapu bersih pungli. Kemudian, pemerintah daerah melaksanakan perintah presiden tersebut dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati No. 700/150/2017 sebagai tindakan lanjut.

“Karena ini perintah presiden, daerah harus melaksanakan,” kata Bupati, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti.

Menurut dia, satgas yang dibentuk oleh pemkab ini harus bekerja sesuai aturan dengan penekanan pada pembangunan sistem pencegahan dan pemberantasan pungli. Selain itu, tim juga harus jeli memetakan, mendata dan berkoordinasi terkait adanya potensi pungli. Bak secara vertical maupun dilingkup pemerintah daerah.

“Tim saber pungli harus bekerja sesuai prosedur dan tidak boleh tebang pilih,” imbuhnya.

Terkait potensi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sukoharjo yang rawan praktik pungli, Bupati mengatakan tidak bisa menunjuk secara spesifik. Semua bisa dianggap rawan atau tidak, tergantung pada adanya laporan dan data yang masuk ke satgas saber pungli untuk disikapi. Sasaran satgas saber pungli birokrasi secara keseluruhan hingga ke tingkat desa. Mengingat, desa saat ini mengelola dana yang cukup besar.

 “Para kepala desa harus hati hati menggunakan dana. Pejabat juga demikian, karena sasaran saber pungli ini ada di pejabat baik vertical maupun pemda,” paparnya.

Bahkan, Wardoyo menyambut baik tantangan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhutkam) yang akan memberikan penghargaan bagi satgas saber pungli daerah. Apabila satgas mampu melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) hingga tiga kasus didaerahnya.

“Ini sebagai bentuk kesungguhan kerja satgas dan langkah pencegahan,” pungkasnya.

Sementara itu, ketua tim satgas saber pungli Wakapolres Sukoharjo Kompol Irfan Hariyat menambahkan, Polres telah melaksanakan saber pungli dengan pengawasan ketat. Yakni satuan satuan yang memungkinkan menjadi peluang oknum melakukan praktik pungli.

“Pemberantasan pungli telah berjalan dalam proses pembuatan SIM, SKCK, BPKB mauapun STNK. Kami awasi dengan ketat,” tandasnya.  

Penulis: Andi Juandi

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar