Selasa, 21 Februari 2017

Sasaran pembangunan 2018, Ekonomi Sumut tumbuh 6,62 persen

Kamis, 16 Februari 2017 21:16

Foto: Kontributor Elshinta, Heru Rahmad Kurnia. Foto: Kontributor Elshinta, Heru Rahmad Kurnia.
Ayo berbagi!

Sasaran utama pembangunan Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2018 adalah pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,62 persen serta penurunan angka pengangguran terbuka menjadi 4,93 persen.

Demikian disampaikan Sekda Provsu H Hasban Ritonga diwakili Plt Kepala Bappeda Provsu H Irman M.Si dalam acara Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara tahun 2018 di Hotel Grand Antares Medan (16/2), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Heru Rahmad Kurnia.

Disampaikan Irman, pada tahun 2018 juga ditargetkan penurunan angka kemiskinan menjadi 8,49 persen dan laju inflasi diharapkan stabil pada kisaran 4 persen.

Menurut Irman, sasaran utama pembangunan Provinsi Sumatera Utara tahun 2018 tersebut ditentukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap kinerja makro ekonomi Provsu selama tahun 2016 dengan mempertimbangkan sasaran utama pembangunan nasional dalam rangka mendukung prioritas pembangunan nasional.

Prioritas pembangunan Sumut tahun 2018, sebut Irman, dilaksanakan melalui beberapa bidang diantaranya pengembangan dunia usaha dan pariwisata.

"Untuk pengembangan pariwisata diantaranya fokus kepada kawasan strategis nasional pariwisata Danau Toba," ujar Irman.

Selain itu, ungkap Irman, pengembangan dunia usaha juga masih memprioritaskan pada pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, perbaikan iklim investasi dan penciptaan lapangan kerja serta peningkatan ekspor barang dan jasa bernilai tambah Tinggi.

Di bidang energi, kata Irman, prioritas pembangunan pada ketahanan energi khususnya kepada Energi Baru Terbarukan (EBT) dan konservasi energi serta pemenuhan kebutuhan energi.

Di bidang ketahanan pangan, ungkap Irman, pemerintah akan fokus kepada peningkatan produksi pangan dan di bidang Kemaritiman, fokus pada penyediaan sarana dan prasarana transportasi dan pembangunan fokus pada pembangunan wilayah perbatasan dan daerah tertinggal serta penanggulangan kemiskinan.


Di bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan, kata Irman, dilaksanakan dengan fokus utama pada penguatan pertahanan, stabilitas politik dan keamanan, kepastian hukum serta reformasi birokrasi.

Pada kesempatan itu, Sekda Provsu Hasban Ritonga yang diwakili Irman menjelaskan bahwa RKPD Provsu Tahun 2018 menjadi momentum perubahan dalam penyusunan dokumen perencanaan dengan dimulainya implementasi aplikasi sistim perencanaan pembangunan terintegrasi berbasis elektronik atau e-SUMUT PROVSU. 

Penulis: Andi Juandi

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar