Senin, 25 September 2017

Sri Mulyani: Tantangan Indonesia atasi kemiskinan dan kesenjangan

Jumat, 17 Februari 2017 08:36

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati
Ayo berbagi!

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tantangan Indonesia dalam persoalan ekonomi adalah mengatasi kemiskinan dan kesenjangan, seiring dengan adanya pertumbuhan ekonomi.

Sri Mulyani menuturkan bahwa persoalan kemiskinan dan kesenjangan bisa diatasi dengan desain pertumbuhan ekonomi yang inklusif yang relatif memiliki kualitas lebih baik.

Menurutnya, hal itu harus didorong dengan peningkatan produktivitas, menjaga dan meningkatkan daya saing, menjaga institusi yang bersih dan efektif, serta menerapkan tata kelola yang baik.

“Pembangunan institusi ini memang susah karena tidak terlihat bentuknya. Beda dengan membangun gedung, jembatan. Namun, pembangunan institusi ini sangat memengaruhi suatu negara,” kata Sri Mulyani, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto.

Masih kata Sri Mulyani, pembangunan institusi adalah bagaimana kualitas berorganisasi, seperti halnya negara, baik dari lembaga eksekutifnya, lembaga legislatif, lembaga yudikatif, dan sektor swasta.

Sri Mulyani yang sudah dua kali menduduki jabatan Menkeu di dua kabinet berbeda itu menyebutkan, negara-negara di Amerika Latin, seperti Brazil, kemudian Meksiko yang pertumbuhan ekonominya tinggi, tetapi kesenjangannya juga naik.

Namun, ia optimistis perekonomian Indonesia akan terus bertumbuh seiring dengan kian berkurangnya tingkat kemiskinan dan kesenjangan.

Apalagi, kata dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama ini selalu di kisaran 5-6 persen, kecuali beberapa tahun lalu akibat pukulan berat dari harga komoditas, seperti harga minyak dunia yang jatuh.

Penulis; M Iqball Fauzan

Editor: Dewi Rusiana

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MuI

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar