Kamis, 27 Juli 2017

Pilgub DKI 2017

Klaim `real count`, GRP: Ahok-Djarot dan Anies-Sandi di putaran kedua

Jumat, 17 Februari 2017 08:47

Ilustrasi. Foto: elshinta.com Ilustrasi. Foto: elshinta.com
Ayo berbagi!

Grup Riset Potensial (GRP) menyatakan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, akan melaju ke putaran kedua Pilkada DKI berdasarkan hasil hitung nyata (real count) yang dilakukan lembaga itu.

Dari keterangan tertulis GRP yang diterima di Jakarta, Jumat (17/2), hasil hitung nyata GRP menunjukkan, pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI nomor urut satu, Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni meraih 931.951 suara (17,11) persen, dari 5.467.606 suara di 12.903 TPS (99,08 persen dari jumlah keseluruhan TPS). Pasangan nomor dua, Ahok-Djarot menjadi yang terunggul pada pilkada putaran pertama dengan perolehan 2.344.011 suara (43,02 persen). Sementara Anies-Sandi, pasangan nomor tiga, mendapatkan 2.172.211 suara (39,87 persen).

Dari total suara yang masuk, juga ada 19.433 suara tidak sah (0,36 persen).

"Dengan hasil ini dipastikan Pilkada DKI berlangsung dua putaran. Namun, keputusan pemenang tetap berada di tangan KPUD Jakarta," tutur Penanggung Jawab GRP, Satrio Wiseno, dikutip Antara.

GRP sendiri mengklaim hasil hitung nyata ini tidak akan berbeda jauh dengan hasil perhitungan KPUD DKI Jakarta.

Alasannya, GRP dibantu lembaga swadaya masyarakat beranggotakan ulama, Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) mengerjakan "real count"-nya dengan serius.

Selain menempatkan masing-masing satu relawan di 13.023 TPS, para relawan GPR-MPJ menggunakan aplikasi gawai bernama Kajaga (Kawal dan Jaga Pilkada), dengan tugas mengirimkan foto TPS, foto form C-1 plano, form C-1 kecil dan angka perolehan masing-masing pasangan calon.

Data yang ada kemudian dikirim ke pusat data untuk dilakukan verifikasi dan proses penghitungan oleh tim pengendali kualitas.

Adapun berdasarkan riset hitung cepat beberapa lembaga survei lainnya, memang tidak ada pasangan calon Gubernur-Wagub DKI Jakarta yang menyentuh angka lebih dari 50 persen.

Artinya, ada kemungkinan adanya pilkada DKI putaran kedua walau proses rekapitulasi suara Pilkada DKI Jakarta baru dilaksanakan KPUD DKI Jakarta pada 16-27 Februari 2017. 

Masih ada lagi informasi Pilgub DKI Jakarta 2017 menarik untuk anda, klik disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar