Senin, 29 Mei 2017

Atut segera disidang terkait kasus korupsi alkes di Banten

Jumat, 17 Februari 2017 09:16

Ratu Atut Chosiyah Ratu Atut Chosiyah
Ayo berbagi!

Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah bakal kembali merasakan kursi pesakitan Pengadilan Tipikor Jakarta. Sebab, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan dua perkara korupsi yang melibatkan Atut, yakni kasus pemerasaan dan suap pengadaan alat kesehatan (alkes) di Provinsi Banten tahun anggaran 2011-2013. 

Juru bicara KPK, Febri Diansyah menjelaskan, rencananya persidangan akan digelar di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat. Sebagai konsekuensi dari hal tersebut, Atut akan dititipkan di Lapas Perempuan Pondok Bambu.

"Untuk kepentingan persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, RAC akan dititipkan penahanannya di Lapas Perempuan Pondok Bambu," ujar Febri kepada wartawan, termasuk Kontributor Elshinta, Supriarto Rudatin, Kamis (16/2).

Seperti diberitakan sebelumnya, Atut bersama adik kandungnya, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, ditetapkan sebagai tersangka sejak 2014. Atut diduga telah mengatur pemenang lelang pengadaan alkes di Banten dan menerima uang dari perusahaan yang dimenangkannya. 

Sedangkan Wawan, pemilik PT Bali Pasifik Pragama, sebagai perusahaan pemenang lelang, diduga menggelembungkan anggaran proyek ini. 

Khusus untuk Atut, KPK juga menjeratnya dengan pasal pemerasan. Atut disangka telah memeras beberapa kepala dinas di lingkungan Pemprov Banten.

Atut juga merupakan terpidana korupsi dan kini mendekam di Lapas Wanita Tangerang. Ia menghuni bui untuk waktu 7 tahun penjara karena menyuap Ketua MK Akil Mochtar. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MuI

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar