Selasa, 25 April 2017

Pengemudi taksi di Yogya demo tolak taksi online

Jumat, 17 Februari 2017 11:24

Ayo berbagi!

Pengemudi taksi di Yogyakarta berunjuk rasa menolak keberadaan taksi online di depan Keraton Yogyakarta atau Alun-Alun Utara, Jumat (17/2). Para pengemudi taksi berjalan dari Taman Abu Bakar Ali menuju Alun-Alun Utara Yogyakarta dengan dijaga ratusan personel kepolisian.

Sopir taksi kovensional Budi kepada Reporter Elshinta Izan Raharjo mengaku, sejak adanya taksi online di Yogyakarta pendapatan mereka turun drastis. Bahkan untuk setoran saja mepet dengan hasil yang didapatkan.

"Keluhannya ya itu, adanya taksi online pendapatannya jadi turun drastis sekitar 75%-95%. Buat makan aja gak bisa apalagi buat setoran. Untuk setor pun tak bisa," ujarnya.

Budi mengaku, dirinya dan pengemudi taksi lainnya sulit untuk mendapatkan penumpang setelah adanya taksi online di Yogyakarta.

"Akhir-akhir ini semenjak ada taksi online mau cari makan pun susah, cari uang kemana pun susah, penumpang pada lari ke taksi online semuanya," keluhnya.

Para pengemudi taksi kovensional meminta agar dihapusnya taksi online seperti dulu, sehingga pendapatan mereka tidak berkurang.

"Untuk gubernur Yogyakarta, kita meminta supaya taksi online dihapus saja. Dihilangkan, agar kita para taksi kovensional bekerja seperti biasanya, jadi seperti semula. Biar kita bisa pulang bawa uang untuk anak istri dirumah," tandasnya.

Penulis: Devi Novitasari

Editor: Dewi Rusiana

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar