Sabtu, 27 Mei 2017

Emirsyah Satar penuhi panggilan KPK

Jumat, 17 Februari 2017 12:04

Ayo berbagi!

Mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap pembelian mesin pesawat Airbus, Jumat (17/2).

Pantauan Reporter Elshinta, Supriyarto Rudatin dari Gedung KPK di Jakarta, Emirsyah memakai baju putih bergaris datang bersama dengan penasihat hukumnya, Luhut MP Pangaribuan.

Emirsyah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK setelah diduga menerima suap dalam bentuk uang dan barang. Duit yang diduga diterimanya sebesar 1,2 juta euro dan USD 180 ribu dari perusahaan asal Inggris Rolls-Royce.

KPK menduga suap tersebut terkait pengadaan mesin Rolls-Royce untuk pesawat Airbus milik Garuda Indonesia pada periode 2005-2014.

Uang dan aset yang diberikan kepada Emir diduga diberikan Rolls-Royce agar perusahaan asal Inggris tersebut menjadi penyedia mesin bagi maskapai penerbangan nomor satu di Indonesia.

Penulis: Devi Novitasari

Editor: Dewi Rusiana

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar