Sabtu, 18 November 2017

Satu kompi aparat TNI disiagakan jaga aksi demo karyawan Freeport

Jumat, 17 Februari 2017 11:55

Foto: Aman Hasibuan Foto: Aman Hasibuan
Ayo berbagi!

Sebanyak satu kompi anggota TNI dari Batalyon 754 Timika disiagakan untuk membantu aparat kepolisian mengamankan aksi unjuk rasa karyawan PT Freeport Indonesia, Jumat (17/2). Aksi dilakukan di depan Kantor DPRD Timika dan Kantor Bupati Mimika. 

Demikian dikatakan Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Infantri Teguh Pudji Raharjo, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan. 

Teguh mengatakan, pasukan TNI yang ada di Batalyon 754 dan Kodim Timika ini disiagakan untuk memback-up aparat kepolisian apabila diperlukan untuk membantu pengamanan obyek vital di areal Freeport.

Dikatakan Teguh, hingga siang ini aksi demo dari karyawan PT Freeport Indonesia ini masih terus berlangsung, dimana para karyawan Freeport menyampaikan aspirasinya agar Pemerintah Indonesia memberikan izin ekspor untuk PT Freeport Indonesia yang hingga saat ini belum ada kejelasan dari pemerintah pusat.

Menurut Teguh, anggota TNI yang disiagakan tersebut nantinya akan bergerak jika aparat kepolisian membutuhkan bantuan untuk ditempatkan di area tertentu. Diharapkan aksi unjuk rasa karyawan Freeport ini tidak anarkis.

Teguh menjelaskan, aparat TNI akan disiagakan selama aksi unjuk rasa berlangsung, hingga selesai nanti agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah Timika, terutama di area pertambangan Freeport

Teguh membantah jika aparat TNI yang dikerahkan sebanyak 1.000 lebih untuk membantu aparat kepolisian seperti yang diberitakan media massa. Pihaknya memastikan bahwa anggota TNI yang disiagakan saat ini di Timika untuk membantu aparat kepolisian hanya satu kompi.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MuI

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar