Senin, 29 Mei 2017

Masih dicari data Siti Aisyah terkait dugaan pembunuhan Kim Jong-Nam

Jumat, 17 Februari 2017 14:19

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul. Foto: elshinta.com/dody Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul. Foto: elshinta.com/dody
Ayo berbagi!

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, penghubung (liaison officer) Polri di Malaysia tengah berkomunikasi dengan otoritas setempat untuk membahas soal bantuan hukum yang akan diberikan. 

Masih dicari pula data-data tentang keterkaitan Siti Aisyah yang diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-Nam, kakak tiri dari pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un.

"Kita masih ingin mencari data-data yang valid apakah ini keterlibatan yang bersangkutan, apa hanya bertemu, atau memang pelaku," ujarnya ketika dihubungi lewat ponsel, Jumat (17/2).

Setelah waktu 7x24 jam, pihak Malaysia akan memberikan informasi kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). "Mereka akan menyampaikan hasilnya kepada pihak KBRI, Tentu KBRI nanti menginformasikan apa yang bisa dilakukan untuk ke depannya," jelasnya.

Kombes Pol Martinus mengatakan lebih lanjut, pemberian bantuan hukum baru bisa diberikan Polri setelah waktu 7x24 terhitung saat Aisyah ditahan Kepolisian Malaysia. "Kita masih menunggu, karena proses dari polisi Malaysia itu 7 hari," ujarnya.

Pembunuhan Jong-Nam, terjadi pada Senin (13/2). Kim Jong-Nam disebut dibunuh oleh mata-mata Korea Utara. (dody/Der) 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar